OTA (ORANG TUA ASUH)

OTA (ORANG TUA ASUH)

OTA Solopeduli: Mengasuh Mimpi, Membangun Masa Depan

  • Rp 500.000.000Target
  • 11Hari Tersisa
  • Rp 75.060.155Terkumpul
Donasi Sekarang
Dipublikasi pada tanggal : 15 Jun 2026

Orang Tua Asuh (OTA) Solopeduli merupakan program beasiswa pendidikan yang menghadirkan harapan bagi anak-anak yatim dan dhuafa agar dapat terus melanjutkan pendidikan serta meraih cita-cita mereka. Melalui dukungan para Orang Tua Asuh, anak-anak mendapatkan bantuan biaya pendidikan yang diberikan secara rutin sehingga kebutuhan pendidikan mereka dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Program OTA bersifat terikat dan berkelanjutan, di mana para Orang Tua Asuh berkomitmen untuk memberikan dukungan donasi setiap bulan sesuai periode yang telah ditentukan. Komitmen ini menjadi bagian penting untuk memastikan keberlangsungan pendidikan anak asuh yang didampingi.

Sementara itu, Beasiswa Umum merupakan program bantuan pendidikan yang bersifat tidak terikat, sehingga para donatur dapat berpartisipasi sesuai kemampuan dan kesempatan yang dimiliki tanpa kewajiban berdonasi setiap bulan. Meskipun demikian, setiap kontribusi yang diberikan tetap menjadi investasi kebaikan yang sangat berarti bagi masa depan anak-anak yatim dan dhuafa.

OTA Solopeduli terdiri dari beberapa kategori sesuai jenjang pendidikan dan kebutuhan penerima manfaat, yaitu:

  1. OTA SD – Beasiswa untuk siswa Sekolah
  2. OTA SMP – Beasiswa untuk siswa Sekolah Menengah
  3. OTA SMA – Beasiswa untuk siswa Sekolah Menengah
  4. OTA Tahfidz – Beasiswa bagi para penghafal Al-Qur'an yang sedang menempuh pendidikan dan mengembangkan hafalannya.
  5. Beasiswa Umum - Beasiswa ini tidak bersifat terikat dan tidak mewajibkan donatur berdonasi setiap bulan. Penyaluran dilakukan sesuai kebijakan dan ketersediaan dana program, dengan tujuan membantu keberlangsungan pendidikan bagi penerima manfaat yang membutuhkan.

Yuk Jadi Orang Tua Asuh dan ikut mengubah masa depan mereka menjadi lebih baik!

Satu langkah kepedulian dari Sahabat Peduli dapat menjadi alasan seorang anak tetap bersekolah, terus menghafal Al-Qur'an, dan meraih masa depan yang lebih cerah. Mari bergabung dalam Program OTA Solopeduli dan hadirkan harapan bagi anak yatim dan dhuafa. Karena setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, tumbuh, dan mewujudkan cita-citanya.

Konsultasi dan konfirmasi melalui : Wa.me/6285726818000 (Hotline Solopeduli)

*Mohon untuk mengisi data diri dengan benar :)

Donasi Sekarang
  • SOLOPEDULI Salurkan Mesin Jahit Untuk Dukung Kemandirian Ekonomi Warga Sragen

    Komitmen SOLOPEDULI dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus diwujudkan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi. Pada Jumat (17/7/2026), SOLOPEDULI melalui tim, menyalurkan bantuan berupa satu unit mesin jahit kepada Bapak Giyanto, warga Kayon RT 14, Desa Gabungan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

    Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya memperkuat keberlangsungan usaha menjahit yang telah menjadi sumber penghidupan keluarga Pak Giyanto sejak tahun 2015. Melalui bantuan alat usaha ini, SOLOPEDULI berharap Pak Giyanto dapat meningkatkan produktivitas, memperluas peluang usaha, serta mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga.


    dok.humas: Mesin Jahit yang disalurkan untuk Bapak Giyanto

    Selama lebih dari satu dekade, Pak Giyanto mengandalkan jasa menjahit sebagai mata pencaharian utama. Dari usaha tersebut, ia memperoleh penghasilan rata-rata sekitar Rp1.500.000 setiap bulan. Penghasilan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan lima anggota keluarga yang menjadi tanggungannya, yaitu istri, dua orang anak, ibu, serta adiknya yang merupakan penyandang disabilitas tuna wicara dan belum memiliki pekerjaan.

    Di tengah keterbatasan ekonomi, sang istri juga berupaya membantu memenuhi kebutuhan keluarga dengan bekerja menjaga warung milik tetangga setiap sore hingga malam hari.

    Dalam menjalankan usahanya, Pak Giyanto menerima pesanan jahitan dari masyarakat maupun konveksi. Namun, ketika pesanan dari konveksi berkurang, pendapatannya ikut menurun. Kondisi tersebut semakin berat karena mesin jahit yang selama ini digunakan telah berusia tua dan kerap mengalami kerusakan. Akibatnya, proses produksi sering terhambat dan kesempatan menerima pesanan baru pun tidak jarang terlewatkan.

    Melihat kondisi tersebut, SOLOPEDULI menyalurkan bantuan mesin jahit agar usaha yang telah dirintis selama bertahun-tahun dapat terus berjalan dengan lebih optimal. Kehadiran mesin jahit baru diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, mempercepat penyelesaian pesanan, sekaligus membuka peluang memperoleh pelanggan yang lebih banyak.

    "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan mesin jahit dari SOLOPEDULI. Mesin ini menjadi harapan baru bagi usaha saya. Insyaallah akan saya manfaatkan sebaik-baiknya agar bisa menerima lebih banyak pesanan dan memenuhi kebutuhan keluarga. Terima kasih kepada seluruh donatur dan SOLOPEDULI yang telah peduli kepada kami," ungkap Pak Giyanto.


    dok.humas: MMT untuk Membantu Branding Usaha Tailor Bapak Giyanto

    Program ini merupakan bagian dari upaya SOLOPEDULI dalam membangun kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Tidak hanya memberikan bantuan alat usaha, SOLOPEDULI juga akan melakukan pendampingan secara berkelanjutan melalui monitoring dan evaluasi (monev). Pendampingan tersebut bertujuan memastikan bantuan dimanfaatkan secara optimal, membantu mengatasi berbagai tantangan dalam menjalankan usaha, serta mendorong penerima manfaat agar mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.

    Melalui Program Pemberdayaan, SOLOPEDULI berharap semakin banyak keluarga prasejahtera yang memperoleh kesempatan untuk bangkit, meningkatkan taraf hidup, serta meraih masa depan yang lebih sejahtera melalui usaha yang produktif.(snk)

  • SOLOPEDULI Salurkan Mesin Jahit Untuk Dukung Kemandirian Ekonomi Warga Sragen

    Komitmen SOLOPEDULI dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus diwujudkan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi. Pada Jumat (17/7/2026), SOLOPEDULI melalui tim, menyalurkan bantuan berupa satu unit mesin jahit kepada Bapak Giyanto, warga Kayon RT 14, Desa Gabungan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

    Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya memperkuat keberlangsungan usaha menjahit yang telah menjadi sumber penghidupan keluarga Pak Giyanto sejak tahun 2015. Melalui bantuan alat usaha ini, SOLOPEDULI berharap Pak Giyanto dapat meningkatkan produktivitas, memperluas peluang usaha, serta mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga.


    dok.humas: Mesin Jahit yang disalurkan untuk Bapak Giyanto

    Selama lebih dari satu dekade, Pak Giyanto mengandalkan jasa menjahit sebagai mata pencaharian utama. Dari usaha tersebut, ia memperoleh penghasilan rata-rata sekitar Rp1.500.000 setiap bulan. Penghasilan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan lima anggota keluarga yang menjadi tanggungannya, yaitu istri, dua orang anak, ibu, serta adiknya yang merupakan penyandang disabilitas tuna wicara dan belum memiliki pekerjaan.

    Di tengah keterbatasan ekonomi, sang istri juga berupaya membantu memenuhi kebutuhan keluarga dengan bekerja menjaga warung milik tetangga setiap sore hingga malam hari.

    Dalam menjalankan usahanya, Pak Giyanto menerima pesanan jahitan dari masyarakat maupun konveksi. Namun, ketika pesanan dari konveksi berkurang, pendapatannya ikut menurun. Kondisi tersebut semakin berat karena mesin jahit yang selama ini digunakan telah berusia tua dan kerap mengalami kerusakan. Akibatnya, proses produksi sering terhambat dan kesempatan menerima pesanan baru pun tidak jarang terlewatkan.

    Melihat kondisi tersebut, SOLOPEDULI menyalurkan bantuan mesin jahit agar usaha yang telah dirintis selama bertahun-tahun dapat terus berjalan dengan lebih optimal. Kehadiran mesin jahit baru diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, mempercepat penyelesaian pesanan, sekaligus membuka peluang memperoleh pelanggan yang lebih banyak.

    "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan mesin jahit dari SOLOPEDULI. Mesin ini menjadi harapan baru bagi usaha saya. Insyaallah akan saya manfaatkan sebaik-baiknya agar bisa menerima lebih banyak pesanan dan memenuhi kebutuhan keluarga. Terima kasih kepada seluruh donatur dan SOLOPEDULI yang telah peduli kepada kami," ungkap Pak Giyanto.


    dok.humas: MMT untuk Membantu Branding Usaha Tailor Bapak Giyanto

    Program ini merupakan bagian dari upaya SOLOPEDULI dalam membangun kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Tidak hanya memberikan bantuan alat usaha, SOLOPEDULI juga akan melakukan pendampingan secara berkelanjutan melalui monitoring dan evaluasi (monev). Pendampingan tersebut bertujuan memastikan bantuan dimanfaatkan secara optimal, membantu mengatasi berbagai tantangan dalam menjalankan usaha, serta mendorong penerima manfaat agar mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.

    Melalui Program Pemberdayaan, SOLOPEDULI berharap semakin banyak keluarga prasejahtera yang memperoleh kesempatan untuk bangkit, meningkatkan taraf hidup, serta meraih masa depan yang lebih sejahtera melalui usaha yang produktif.(snk)

Hamba Allah

  • Rp 60.155

  • 14 Agustus 2026

Solopeduli

  • Rp 75.000.000

  • Donasi Offline