Bagi sebagian orang, membuka mata di pagi hari adalah hal yang biasa. Namun, bagi banyak masyarakat dhuafa yang menderita katarak, setiap hari justru dipenuhi kabut yang perlahan menghilangkan kemampuan mereka untuk melihat.
Katarak merupakan penyebab utama kebutaan di Indonesia, padahal penyakit ini sebenarnya dapat disembuhkan melalui operasi yang relatif singkat. Sayangnya, keterbatasan biaya, minimnya akses layanan kesehatan, serta panjangnya antrean pelayanan membuat banyak masyarakat berpenghasilan rendah harus terus hidup dalam kondisi tersebut.
Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 70–80% kasus kebutaan di Indonesia disebabkan oleh katarak. Diperkirakan 2,4% penduduk Indonesia mengalami katarak, namun sekitar 60,8% di antaranya belum mendapatkan tindakan operasi akibat kesenjangan antara kebutuhan dan akses pelayanan kesehatan.
Di Jawa Tengah, persoalan ini menjadi semakin memprihatinkan. Provinsi ini termasuk salah satu daerah dengan jumlah penderita katarak tertinggi di Indonesia. Hambatan ekonomi, keterbatasan tenaga medis, hingga akses layanan yang belum merata menyebabkan banyak masyarakat dhuafa harus menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan kesempatan melihat kembali.
Akibatnya, banyak orang tua kehilangan kemampuan bekerja, kesulitan beribadah, tidak lagi mampu mengurus diri sendiri, bahkan tidak bisa melihat wajah anak dan cucu mereka dengan jelas. Penglihatan yang terus menurun bukan hanya mengurangi kualitas hidup, tetapi juga memperbesar ketergantungan mereka kepada keluarga.
Melalui program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis, kami ingin menghadirkan harapan baru bagi 100 dhuafa non-BPJS yang selama ini belum mampu mengakses layanan operasi. Bersama dokter spesialis mata dan tenaga kesehatan profesional, kami berupaya membantu mereka mendapatkan operasi katarak tanpa dipungut biaya, sehingga mereka dapat kembali melihat, beraktivitas, bekerja, dan menjalani kehidupan dengan lebih mandiri.
Namun, program ini tidak dapat terwujud tanpa dukungan orang-orang baik seperti Sahabat Peduli.
Yuk menjadi bagian dari ikhtiar mengembalikan cahaya di mata mereka. Berapa pun donasi yang Sahabat Peduli berikan akan menjadi jalan bagi seorang dhuafa untuk kembali melihat dunia, menatap wajah keluarga tercinta, dan menjalani hidup dengan penuh harapan.
Kami berharap, melalui program ini semakin banyak masyarakat dhuafa yang terbebas dari kebutaan akibat katarak dan memperoleh kesempatan untuk hidup lebih sehat, mandiri, serta produktif.
Jazakumullahu khairan katsiran atas kebaikan yang telah Sahabat Peduli titipkan. Semoga Allah SWT menghadirkan cahaya keberkahan dalam hidup sebagaimana Sahabat Peduli telah membantu menghadirkan cahaya penglihatan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga Allah menerima amal ibadahnya, melipatgandakan pahalanya, melimpahkan kesehatan, kemudahan rezeki, serta mengumpulkan kita semua di surga-Nya. Aamiin ya Rabbal 'alamin.