SOLOPEDULI & Kemenag Dorong 9 Warga Klaten Naik Kelas Lewat Program PEU

LAZ SOLOPEDULI bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Klaten dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganom menyerahkan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) kepada sembilan penerima manfaat di KUA Karanganom, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri CEO LAZ SOLOPEDULI Sidik Anshori, S.Sos.I., Kepala Kemenag Kabupaten Klaten H. Khumaidin, S.Ag., M.Ag., Kepala Gara Zawa Kemenag Klaten H. Sri Martono, M.Ag., perwakilan Kecamatan Karanganom, Kepala KUA Karanganom H. Sugiyanto, S.Ag., Kepala Desa Kadirejo Agus Widodo, serta sembilan penerima manfaat.

Serah terima ditandai dengan penandatanganan MoU oleh perwakilan SOLOPEDULI, Kemenag Klaten, KUA Karanganom, dan penerima manfaat. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp37.050.000 untuk mendukung sembilan usaha, di antaranya jasa servis smartphone dan perangkat digital, warung makan, pedagang sempol, jasa cuci motor, laundry, mebel, angkringan, dan usaha makanan.

dok.humas: Penyerahan Modal Usaha kepada Penerima Manfaat

CEO LAZ SOLOPEDULI Sidik Anshori mengatakan, Program PEU merupakan program berkelanjutan yang telah dijalankan selama empat tahun melalui kolaborasi SOLOPEDULI dengan Kementerian Agama. Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di Solo, Karanganyar, dan Nogosari, Boyolali.

"Program ini merupakan bentuk konkret pemanfaatan dana zakat dan infak yang dikelola amil untuk mendukung perekonomian masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas dan membuat usaha penerima manfaat semakin kokoh menghadapi tantangan ke depan," ujar Sidik.

Ia menambahkan, PEU tidak berhenti pada penyerahan bantuan. Selama tiga tahun, penerima manfaat akan mendapatkan coaching, peningkatan kapasitas, dan pendampingan usaha secara berkala.

"Kami tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga mendampingi selama tiga tahun. Harapannya, usaha bapak dan ibu dapat berkembang, kapasitasnya meningkat, dan mampu melakukan pengembangan usaha secara bertahap," imbuhnya.

Kepala Kemenag Kabupaten Klaten H. Khumaidin menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan SOLOPEDULI untuk membantu masyarakat di Desa Kadirejo, Kecamatan Karanganom.

dok.humas : Sambutan oleh CEO LAZ SOLOPEDULI dan Kepala Kemenag Klaten

"Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada SOLOPEDULI atas kolaborasi ini. Semoga Program Pemberdayaan Ekonomi Umat dapat membantu meningkatkan perekonomian para penerima manfaat. Kami juga berharap pendampingan dapat terus dilakukan oleh tim SOLOPEDULI bersama para penyuluh KUA," tutur Khumaidin.

Program PEU dilaksanakan melalui proses yang berkelanjutan, mulai dari identifikasi calon penerima manfaat bersama perangkat desa dan KUA, asesmen kebutuhan, penyediaan modal atau bahan produksi, hingga serah terima. Setelah itu, penerima manfaat akan mengikuti coaching dan pendampingan untuk mengembangkan usahanya.

Salah satu penerima manfaat, Hery, yang menjalankan jasa servis smartphone dan perangkat digital, mengaku terbantu dengan program tersebut. Berbekal latar belakang di bidang IT, Hery memilih membuka usaha setelah sebelumnya bekerja jauh dari keluarga.

"Saya memiliki latar belakang di bidang IT. Setelah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya, saya sempat bingung ingin menjalankan usaha apa. Melalui Program PEU, saya sangat terbantu membuka usaha servis smartphone dan perangkat digital. Alhamdulillah, saat ini saya sudah memiliki pelanggan," ungkap Hery.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur SOLOPEDULI yang telah mendukung pengembangan usahanya.

Usai seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi business plan oleh Sidik Anshori serta penjelasan mekanisme PEU oleh Tim Pemberdayaan SOLOPEDULI. Melalui program ini, SOLOPEDULI berharap sembilan penerima manfaat mampu mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas, dan tumbuh menuju kemandirian ekonomi.(snk)