Kebakaran Rumah Di Sragen, SOLOPEDULI Hadir Membantu Ibu Giyanti Dan Keluarga

Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah dan hampir seluruh harta benda menjadi ujian berat bagi keluarga Ibu Giyanti dan keluarga, warga Dukuh Siwalan, Desa Blangu, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen. 

Dalam sekejap, rumah yang selama ini menjadi tempat pulang dan berkumpul bersama keluarga habis dilalap api. Berbagai perabot rumah tangga dan barang berharga yang berada di dalamnya pun tidak sempat diselamatkan.

Kondisi tersebut membuat keluarga Ibu Giyanti harus menghadapi situasi sulit setelah kehilangan tempat tinggal beserta perlengkapan rumah tangga yang selama ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang tertimpa musibah, SOLOPEDULI hadir menyalurkan bantuan untuk Ibu Giyanti untuk membantu kebutuhan sehari-hari pada Rabu (28/10/2026).

Musibah kebakaran yang dialami keluarga Ibu Giyanti terjadi pada Sabtu (10/10/2026) sekitar siang hari. Rumah dengan ukuran kurang lebih 8 x 12 meter tersebut hangus terbakar hingga sebagian besar bangunan beserta isinya hanya beberapa yang dapat diselamatkan. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Namun, keluarga tidak mengetahui secara pasti awal mula munculnya api karena tidak berada di rumah ketika peristiwa tersebut terjadi.

dok.humas: Penyerahan Paket Keluarga Bahagia 

Saat kejadian, Ibu Giyanti sedang beraktivitas di sawah, sedangkan anaknya berada di rumah dan tengah tertidur setelah kelelahan bekerja. Sebelum berangkat, anaknya sempat beristirahat dan berencana bangun sekitar pukul empat sore. Namun, situasi berubah ketika kebakaran terjadi dan api dengan cepat membesar hingga melahap seluruh bagian rumah.

“Penyebab kebakaran kadose konsltean niku wong kulo nggih mboten ruh nopo nopo, sek dewe pokoke kebul kebul. kulo nggeh mboten ngertos, anak kulo tak turu sek ya mak ngko jam papat tangi asar, malah dugi griyo langsung wes bakaran omah e.” ungkapnya

Ibu Giyanti menceritakan, dirinya baru menyadari adanya kebakaran ketika dalam perjalanan pulang dari sawah dan membayar uang kerja pada salah satu orang. Ia sempat melihat kepulan asap hitam dari arah kampung, tetapi belum mengetahui bahwa sumber kebakaran berasal dari rumahnya sendiri.

Ia juga menceritakan kepanikan yang dirasakan ketika mengetahui rumahnya dilalap api. Dalam kondisi tersebut, dirinya tidak sempat berbuat banyak untuk menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah. Api yang sudah membesar membuat sebagian besar perabot rumah tangga ikut hangus terbakar.

"Belum sempat melakukan apa-apa untuk memadamkan api, saya langsung lemas. Lemari, kulkas, kasur semuanya ikut terbakar. Alhamdulillah, sepeda masih bisa diselamatkan," ungkapnya.

Rumah yang sebagian besar bangunannya terbuat dari material kayu membuat api mudah membesar dan merambat ke berbagai bagian bangunan. Dalam waktu singkat, rumah yang menjadi tempat tinggal keluarga tersebut tidak lagi dapat diselamatkan. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan keluarga Ibu Giyanti kehilangan tempat tinggal dan hampir seluruh perlengkapan rumah tangga.

Di tengah kondisi tersebut, bantuan dari berbagai pihak menjadi salah satu bentuk dukungan yang berarti bagi keluarga untuk kembali memenuhi kebutuhan sehari-hari. Melalui bantuan ini, SOLOPEDULI menyalurkan satu paket sembako, dua buah selimut, satu buah mukena, dan satu buah Al-Qur'an.

dok.humas: Sisa Bangunan Kayu Rumah Ibu Giyanti Pascakebakaran

Melalui penyaluran ini, SOLOPEDULI berupaya hadir tidak hanya dengan memberikan bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan dukungan moril bagi keluarga yang sedang menghadapi ujian. Diharapkan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga Ibu Giyanti serta menjadi penyemangat untuk tetap kuat dan tabah dalam menjalani masa pemulihan pascakebakaran. 

SOLOPEDULI mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mempercayakan sebagian rezekinya melalui berbagai program kebaikan. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah, membawa kebermanfaatan bagi penerima, serta mendatangkan keberkahan dan balasan terbaik dari Allah SWT. Mari terus hadirkan kepedulian untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Bersama SOLOPEDULI, setiap kebaikan dapat menjadi harapan baru bagi mereka yang sedang menghadapi ujian kehidupan.(snk)