Bantu Alwi, Hidup Tanpa Lubang Anus

Bantu Alwi, Hidup Tanpa Lubang Anus

Setiap Hari Alwi Harus Ganti Kantong untuk Saluran Pembuangan dan membersihkannya Pakai Cairan Infus

  • Rp 10.000.000Target
  • 20Hari Tersisa
  • Rp 4.385.000Terkumpul
Donasi Sekarang
Dipublikasi pada tanggal : 2 Aug 2022

Assalamualaikum sahabat..


Perkenalkan namaku Alwi Ali Alsegaf. Umurku 9 bulan, aku anak ke 3 dari tiga bersaudara. Ayahku bernama Jarwanto dan Ibuku bernama Siti Rohmah. Aku terlahir di keluarga yang sangat sederhana. Kami tinggal dirumah kecil, di daerah Tasgunting, Kebakkramat, Karanganyar. Ayahku bekerja sebagai buruh bangunan dengan upah maksimal 75.000/hari, dan ibuku hanya dirumah mengurusku yang sedang sakit dan ke dua kakakku.

Sejak Ibuku mengandungku, dokter sudah menyampaikan bahwa posisiku didalam perut tidak bagus dan ibuku selalu mengalami pendarahan, namun ibuku tetap menyayangiku.

Saat usia kehamilan Ibuku 7.5 bulan, ternyata Allah menghendaki aku terlahir prematur melalui persalinan sectio caesarea. Ketika tangan dokter meraih badan kecilku, bagian pinggang sampai kakiku tidak bisa terbuka normal, setelah di cek oleh dokter ternyata keadaanku tidak biasa, yaitu lubang anusku tertutup rapat.

Pertama kali mendengar kabar tersebut, ibu dan ayahku sedih dan bingung, kemudian dokter di RS. Moewardi langsung mengoperasiku untuk membuatkan lubang pembuangan sementara di perut sebelah kiri sampai sekarang.

Sejak kelahiranku sampai umurku 9 bulan ini, aku sudah menjalani 2x operasi namun keadaanku belum membaik. Setiap Ibu membersihkan dan mengganti kantongpembuangan yang ada di perut sebelah kiriku, aku pasti menangis kesakitan. Belum lagi ketika harus menjalani rutinitas kontrol seminggu 3-4 kali, anusku akan di terapi dengan alat tumpul yang membuatku sangat kesakitan.

Hidup kami hanya bergantung pada penghasilan ayahku, padahal kebutuhanku sangat banyak dan perlu penanganan khusus karna kelainanku tadi. Aku membutuhkan cairan NaCl setiap hari, kantung pembuangan yang dilekatkan di perutku perlu diganti setiap aku habis buang air besar, serta alat terapi untuk membuat lubang anusku terbuka, tak lupa susu untuk pertumbuhanku dan diapers.

Sahabat, Ayah dan ibuku tidak memiliki cukup biaya untuk kebutuhan khususku.
Agar ayah dan ibuku tidak sedih melihat aku terus-terusan sakit, tolong bantu aku agar aku bisa memiliki lubang anus seperti teman-temanku ya, dengan cara :

1. Klik tombol DONASI
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran

Donasi Sekarang

Andi Rahmat

  • Rp 100.000

  • 05 Agustus 2022

Hamba Allah

  • Rp 20.000

  • 05 Agustus 2022

Semoga Allah menjaga anak ini dan keluarga nya

Solopeduli

  • Rp 4.265.000

  • Donasi Offline