Bantu Febby Berjuang Bernapas Melalui Leher

Bantu Febby Berjuang Bernapas Melalui Leher

SahabatPeduli yuk, bantu Febby untuk bernafas normal dengan hidung dan bantu ringankan keadaan ekonomi Ibu Nila

  • Rp 55.000.000Target
  • SELESAIHari Tersisa
  • Rp 1.305.000Terkumpul
Campaign Telah Berakhir
Dipublikasi pada tanggal : 6 Sep 2022

Assalamualaikum #SahabatPeduli, perkenalkan ini adalah FEBBY LARISA DIANTI PUTRI, gadis kecil berusia 8 tahun yang bernafas dengan kanul (alat) di tenggorokan.

Kanul yang disambungkan pada tenggorokan terpasang pasca kecelakaan yang menimpanya. Saat itu Febby yang masih berusia 6 tahun mengalami kecelakaan bersama Ibunya, menabrak mobil yang sedang berhenti. Akibatnya kepala bagian depan Febby terbentur bemper belakang mobil dan terpental.

Saat terjatuh kepala bagian belakang terbentur aspal terlebih dahulu, hingga menyebabkan stroke sementara dan gagal nafas karna salah satu sarafnya terjepit.

Anak ke 2 dari 3 bersaudara pasangan Dony Maulana - Nila Puspitasari yang tinggal di Sawit Boyolali ini tak surut semangat untuk sekolah meski selalu diejek temannya karna bernafas dengan kanul ditenggorokan, bukan dengan hidung layaknya teman-teman yang lain.

Bila terjadi sesak saat kanulnya bergeser atau kotor tersumbat maka Febby akan mengalami sesak yang akan berdampak pada gagal nafas dan bisa mengakibatkan meninggal.

Ketika dibersihkan, Febby selalu kesakitan karna ada gesekan antara lubang tenggorokan dengan kanul.

#SahabatPeduli, Kanul tersebut mempunyai waktu kadaluarsa yaitu harus diganti setiap 6 bulan sekali untuk menghindari infeksi.

Namun, karna keterbatasan ekonomi yang sangat sulit dialami oleh Ibu Nila selaku tulang punggung keluarga dan harga kanul tersebut terbilang mahal yaitu 7 jutaan lebih, kanul milik Febby tidak pernah diganti sejak 1,5 tahun yang lalu.

Febby juga harus menjalani terapi jalan dan terapi nafas setiap hari agar bisa normal kembali dengan biaya 50 ribu/hari, tapi karna penghasilan Ibunya yang tidak mencukupi, terapi nafas pun tidak bisa dilanjutkan.

Ibunya bekerja sebagai penunggu angkringan kecil di Delanggu mulai dari jam 8 malam sampai jam 2 pagi dengan upah 25.000 - 30.000 perhari. Sementara Ayahnya tidak bisa menafkahi karna sedang menjalani hukuman karena kasus kriminal.

Untuk operasi dan pengobatan Febby selama ini sudah menghabiskan kurang lebih 340 juta. Ibunya terpaksa merelakan handphone, motor dan rumah pribadi untuk dijual demi kesembuhan sang Anak.

Qadarullah #SahabatPeduli, bulan kemarin Febby juga sakit tifus yang mengharuskan untuk rawat inap di Puskesmas, Ibu Nila tidak bisa membayar biaya pengobatannya.

"Allah pasti kasih jalan, Mas" itulah keyakinan Ibu Nila dalam menyikapi ujian hidupnya.

#SahabatPeduli yuk, bantu Febby untuk bernafas normal dengan hidung dan bantu ringankan keadaan ekonomi Ibu Nila dengan cara:

1. klik tombol "DONASI SEKARANG"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Terima kasih atas donasi Bantu Febby Bernafas, semoga Allah balas dengan banyak kebaikan untuk #SahabatPeduli

Campaign Telah Berakhir

Hanggas

  • Rp 100.000

  • 23 September 2022

Hamba Allah

  • Rp 50.000

  • 08 September 2022

Kebaikan dr sedekah ini saya tujukan untuk anak saya,semoga Alloh senantiasa mmbrinya kesehatan dan mengangkat sgala sakitnya

Andi Rahmat

  • Rp 100.000

  • 06 September 2022

Siti Zulaikha

  • Rp 50.000

  • 06 September 2022

Muhammad Ghoni Ilmi

  • Rp 5.000

  • 06 September 2022

Semangat terus ya belajarnya, semoga dimudahkan dan dilancarkan selalu rezekinya, Aamiin

Solopeduli

  • Rp 1.000.000

  • Donasi Offline