Ramadan Bangkitkan Harapan — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Solo menggandeng SOLOPEDULI dalam kegiatan buka bersama dan santunan Cinta Yatim bertajuk “Bahagia Bersama Yatim” yang digelar pada Rabu, 25 Februari 2026, di Kantor PT PNM Cabang Solo. Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi kebaikan di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan piatu di wilayah Surakarta.
Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Bisnis PNM, Bapak Kindaris, beserta jajaran karyawan PT PNM Cabang Solo, serta Ketua Cabang SOLOPEDULI, Dimas Tri Wardoyo, dan juga sebanyak 20 anak yatim/piatu di luar panti asuhan yang merupakan binaan SOLOPEDULI menerima santunan dalam kegiatan ini.
dok.humas: Anak-anak yatim piatu Solo Raya binaan SOLOPEDULI
Dalam sambutannya, Bapak Kindaris menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PNM untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih di bulan Ramadan.
“Kami menyadari bahwa keberkahan Ramadan akan semakin terasa ketika kita dapat berbagi dengan sesama. Kolaborasi bersama SOLOPEDULI ini menjadi ikhtiar kami untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Surakarta, khususnya mereka yang berada di luar panti asuhan dan jarang tersentuh bantuan,” ujar Kindaris.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar.
Sementara itu, Dimas Tri Wardoyo menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara PNM Solo dan SOLOPEDULI dalam program santunan ini. Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim di luar panti asuhan menjadi fokus penting karena masih banyak yang belum mendapatkan dukungan secara optimal.
“Anak-anak yatim di luar panti asuhan sering kali luput dari perhatian, terutama di bulan Ramadan. Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bahwa mereka juga merasakan kebahagiaan dan perhatian yang sama. Terima kasih kepada PNM Solo atas kepercayaannya untuk membersamai program ini,” tutur Dimas.
Rangkaian acara diawali dengan kajian Ramadan, dilanjutkan dengan penyerahan santunan berupa Paket Cinta Yatim dan uang saku kepada anak-anak yatim/piatu. Prosesi simbolis dilakukan melalui penyerahan mockup santunan oleh Kindaris kepada Dimas Tri Wardoyo, yang disaksikan seluruh karyawan PNM Solo serta anak-anak penerima manfaat.
dok.humas: Simbolis serah terima Paket Cinta Yatim
Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama antara jajaran PNM Solo dan anak-anak yatim/piatu, serta dilanjutkan dengan salat berjamaah.
Pada Ramadan tahun ini, SOLOPEDULI menargetkan penyaluran santunan kepada kurang lebih 3.500 anak yatim di seluruh Jawa Tengah. Kolaborasi bersama PNM Solo ini merupakan bagian dari rangkaian program santunan tersebut, yang secara khusus menyasar anak-anak yatim di luar panti asuhan.
Pemilihan sasaran ini didasarkan pada kenyataan bahwa bantuan di bulan Ramadan lebih banyak terfokus pada panti asuhan, sementara anak-anak yatim yang tinggal bersama keluarga atau wali sering kali kurang mendapatkan perhatian.
dok.humas: Seluruh anak-anak yatim bersama dengan Direktur PNM dan karyawan berserta SOLOPEDULI
Sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah saw., “Aku dan orang yang merawat anak yatim seperti ini dalam surga,” kemudian beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, seraya sedikit merenggangkannya (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis tersebut menjadi penguat semangat berbagai pihak untuk terus peduli dan membersamai anak-anak yatim, khususnya di bulan penuh keberkahan ini.(snk)