SOLOPEDULI Dan BPKH Serahkan Mobil Ambulans Untuk Poliklinik Desa Kirig Kabupaten Kudus

SOLOPEDULI bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyerahkan bantuan mobil ambulans untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat melalui Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) Kirig, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Penyerahan mobil ambulans tersebut dilaksanakan pada Sabtu (26/9/2026) di Balai Desa Kirig, Jangkrik, Desa Kirig, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Pengadaan ambulans yang berada dalam lingkup program kemaslahatan BPKH ini telah dimulai sejak awal September 2026 dan diserahterimakan kepada Pemerintah Desa Kirig untuk mendukung kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

Dalam program tersebut, SOLOPEDULI berperan sebagai Mitra Kemaslahatan BPKH dalam pelaksanaan program di bidang kesehatan. Kehadiran ambulans diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, khususnya dalam kebutuhan transportasi pasien dari dan menuju fasilitas kesehatan.

Mobil ambulans yang diserahkan telah dilengkapi dan disesuaikan dengan standar karoseri ambulans transport. Fasilitas tersebut meliputi lantai dasar berbahan plywood yang dilapisi vinyl antibakteri, landasan stretcher, jok pendamping dan kotak penyimpanan alat, lampu plafon, lampu sorot bagian belakang, dudukan tabung oksigen, lis bemper belakang, serta branding ambulans.

Selain itu, ambulans juga dilengkapi lampu rotator dan sirene, stretcher GEA YDC-3B, scoop stretcher GEA, alat pemadam api ringan (APAR), serta gantungan infus.

Dukung Akses Kesehatan Masyarakat Desa Kirig

dok.humas: Kegiatan Serah Terima Mobil Ambulans untuk Poliklinik Desa Kirig Kabupaten Kudus

Camat Mejobo, Amin Rahmat, S.STP., M.M., mengapresiasi dukungan SOLOPEDULI dan BPKH melalui pengadaan ambulans bagi masyarakat Desa Kirig. Menurutnya, kehadiran ambulans tersebut menjadi sarana yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada SOLOPEDULI dan BPKH atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Desa Kirig. Meskipun namanya SOLOPEDULI, ternyata cakupan programnya tidak hanya di Solo, tetapi juga menjangkau wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan ambulans tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Desa Kirig dan sekitarnya.

“Semoga ambulans ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga Desa Kirig. Kami juga berharap masyarakat dapat mengetahui bahwa di Desa Kirig telah tersedia ambulans yang dapat mendukung kebutuhan layanan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Kemaslahatan BPKH, Miftahuddin, S.T.P., M.M., menyampaikan bahwa bantuan ambulans tersebut merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program kemaslahatan BPKH yang menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

“BPKH mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk hadir dalam penyerahan bantuan ini. Program kemaslahatan BPKH terus diupayakan agar dapat menjangkau masyarakat, termasuk melalui bantuan ambulans untuk Desa Kirig,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa BPKH memiliki dua amanah yang dikelola, yakni pengelolaan keuangan haji dan Dana Abadi Umat. Menurutnya, program kemaslahatan yang bersumber dari Dana Abadi Umat diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

“BPKH mendapat amanah untuk mengelola keuangan haji yang diperuntukkan bagi penyelenggaraan ibadah haji. Selain itu, BPKH juga mendapat amanah untuk mengelola Dana Abadi Umat yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dikembalikan untuk sebesar-besarnya kemaslahatan umat. Bantuan ini bukan berasal dari dana haji,” jelas Miftahuddin.

Miftahuddin berharap program tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya BPKH dalam menghadirkan kemaslahatan di berbagai daerah.

dok.humas: Ambulans dari BPKH-SOLOPEDULI untuk Poliklinik Desa Kirig

SOLOPEDULI Perkuat Kemitraan Kemaslahatan BPKH

CEO LAZ SOLOPEDULI, Sidik Anshori, S.Sos.I., menyampaikan bahwa penyaluran ambulans tersebut menjadi bagian dari komitmen SOLOPEDULI dalam menjalankan amanah kemitraan bersama BPKH.

“SOLOPEDULI telah bermitra dengan BPKH sejak lama. Kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada kami menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Meskipun bernama SOLOPEDULI, cakupan layanan kami berada di wilayah Jawa Tengah,” tutur Sidik.

Ia menambahkan, kemitraan dengan BPKH memungkinkan SOLOPEDULI untuk turut menghadirkan program kemaslahatan di berbagai wilayah Jawa Tengah sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Selama program kemaslahatan BPKH berada dalam lingkup Jawa Tengah, SOLOPEDULI siap menjadi mitra dalam pelaksanaannya. Kami berharap bantuan ambulans ini dapat memberikan manfaat nyata dan digunakan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat,” lanjutnya.

Penyerahan bantuan kemudian dilanjutkan dengan simbolis penyerahan mockup program. Setelah itu, para tamu dan perwakilan masyarakat bersama-sama melakukan doa di depan mobil ambulans yang telah diserahterimakan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi pemecahan kendi berisi bunga sebagai simbol dimulainya penggunaan sarana baru sekaligus doa dan harapan agar mobil ambulans tersebut senantiasa memberikan manfaat serta mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Desa Kirig.

dok.humas: Doa dan Harapan Dimulainya Serah Terima Mobil Ambulans untuk PKD Desa Kirig

Hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Bidang Kemaslahatan BPKH Miftahuddin, S.T.P., M.M., Mitra Strategis BPKH H. Abdul Wachid, CEO LAZ SOLOPEDULI Sidik Anshori, S.Sos.I., Camat Mejobo Amin Rahmat, S.STP., M.M., Kepala Desa Kirig Aris Tiana Tejo Birowo, S.H., serta jajaran pemerintah desa dan masyarakat Desa Kirig.

Melalui program ini, SOLOPEDULI sebagai Mitra Kemaslahatan BPKH terus berkomitmen menjalankan amanah kemitraan melalui program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran ambulans PKD Desa Kirig diharapkan menjadi sarana pelayanan kesehatan yang dapat digunakan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Kirig dan wilayah sekitarnya.(snk)