Alat Usaha Gergaji Listrik Dan Alat Servis HP Untuk PEU SOLOPEDULI Di Klaten

Sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, SOLOPEDULI melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) kembali menyalurkan bantuan usaha kepada penerima manfaat. Penyaluran bantuan yang merupakan tindak lanjut dari serah terima sebelumnya tersebut dilaksanakan pada Kamis (1/10/2026) di Kadirejo, Karanganom, Klaten, Jawa Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan diberikan kepada dua penerima manfaat, yakni Hery Suryansyah dan Nastyarna Wahyu Setiawan. Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Azizah, Tim Pemberdayaan SOLOPEDULI, ke tempat usaha masing-masing penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU).

Nastyarna Wahyu Setiawan biasa dipanggil Pak Iwan merupakan penerima manfaat yang telah menjalankan usaha mebel selama kurang lebih 15 tahun. Selama menjalankan usahanya, ia menerima berbagai pesanan pembuatan produk mebel, seperti kursi, pintu, lemari, serta berbagai kebutuhan furnitur lainnya.

Dalam menjalankan usaha tersebut, bahan baku kayu umumnya disediakan oleh pelanggan. Sementara itu, proses pemotongan, pengolahan, hingga pembuatan produk dikerjakan oleh Pak Iwan sesuai dengan pesanan yang diterima.

Namun, keterbatasan peralatan menjadi salah satu kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha. Sebelumnya, Pak Iwan belum memiliki gergaji listrik yang dapat membantu proses pemotongan kayu secara lebih cepat dan efisien.

Melalui Program PEU, SOLOPEDULI memberikan bantuan berupa gergaji listrik Circular Saw 7 inci serta modal usaha berupa kayu jati.

dok.humas: Iwan, Penerima Manfaat Program PEU Berupa Alat Usaha Gergaji Listrik

Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah proses produksi, tetapi juga membuka peluang bagi Pak Iwan untuk mengembangkan usahanya. Dengan adanya bahan baku sendiri, ia dapat mulai membuat produk mebel yang tidak hanya bergantung pada pesanan pelanggan, tetapi juga dapat ditawarkan dan dijual secara langsung.

Pak Iwan mengungkapkan bahwa kondisi pesanan usaha saat ini tidak seramai sebelumnya. Ia mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir, pesanan yang masuk hanya sekitar satu hingga dua orang.

“Sekarang memang sepi, Mas, tidak seperti dulu. Sekarang paling satu atau dua orang yang pesan. Dari dulu saya ingin punya gergaji listrik dan modal usaha berupa kayu jati supaya lebih mudah dalam menjalankan usaha,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan rasa syukur setelah mendapatkan bantuan dari SOLOPEDULI. Menurutnya, bantuan tersebut dapat membantu pekerjaan sekaligus menjadi langkah awal untuk mengembangkan usahanya.

“Alhamdulillah, terima kasih SOLOPEDULI sudah memberikan bantuan ini. Semoga bantuan ini bisa membantu usaha saya. Saya senang sekali mendapatkan bantuan ini. Semoga semuanya selalu diberikan kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, penerima manfaat lainnya, Hery Suryansyah, merupakan pelaku usaha jasa servis elektronik yang telah menjalankan usahanya sejak 2011. Usaha tersebut melayani berbagai kebutuhan perbaikan perangkat elektronik, termasuk handphone dan laptop.

Dalam usaha jasa servis elektronik, ketersediaan peralatan yang memadai menjadi salah satu hal penting untuk menunjang proses pengerjaan. Semakin lengkap peralatan yang dimiliki, semakin beragam pula jenis kerusakan yang dapat ditangani.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, SOLOPEDULI memberikan bantuan berupa blower serta Molding Middle & CPU IP Repair Set kepada Hery.

dok.humas: Hery, Penerima Manfaat Program PEU Berupa Alat Servis HP

Bantuan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas kerja Hery sekaligus memperluas jenis layanan servis yang dapat dikerjakan secara mandiri. Dengan peralatan yang lebih lengkap, peluang untuk menerima lebih banyak pekerjaan dan meningkatkan pendapatan usaha juga semakin terbuka.

Hery menyampaikan apresiasinya kepada SOLOPEDULI atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para pelaku usaha melalui Program PEU.

“Terima kasih banyak SOLOPEDULI sudah membantu dan membuat program bantuan kepada UMKM. Bantuan ini sangat berarti untuk mendukung usaha kami,” ungkap Hery.

Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat, SOLOPEDULI berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat melalui bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha masing-masing penerima manfaat. Bantuan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi penerima manfaat.

Penyaluran bantuan peralatan kerja dan modal usaha tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat meningkatkan produktivitas, memperluas peluang usaha, serta memperoleh pendapatan yang lebih baik bagi keluarga.

SOLOPEDULI juga akan terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap penerima manfaat sebagai bagian dari upaya memastikan bantuan yang diberikan dapat digunakan secara optimal dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Melalui dukungan tersebut, diharapkan para penerima manfaat dapat semakin berkembang, memiliki usaha yang lebih kuat, serta mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan keluarganya.(snk)