Kekeringan yang berlangsung selama kurang lebih dua bulan membuat warga Desa Wiro, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Menjawab kebutuhan tersebut, SOLOPEDULI berkolaborasi dengan SDIT Amanah Klaten menyalurkan bantuan sebanyak 24.000 liter air bersih kepada warga Tugurejo RT 05, 06, dan 07 RW 02, Desa Wiro, pada Sabtu (24/10/2026).
Bantuan air bersih tersebut diperuntukkan bagi sekitar 170 kepala keluarga (KK) atau lebih dari 500 jiwa. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh Ivan Diva, Tim Program SOLOPEDULI. Bantuan ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi kekeringan yang menyebabkan sumur-sumur warga mulai mengering.
Kedatangan truk tangki air disambut antusias oleh warga. Mereka berbondong-bondong membawa galon bekas, ember, dan jeriken untuk mengambil air dari tempat penampungan yang telah diisi air dari tangki. Air bersih tersebut selanjutnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, minum, mandi, hingga mencuci.
dok.humas: Warga Tugurejo, Wiro, Bayat, Klaten Mengambil Air Bersih
Salah seorang warga Tugurejo (anonim) mengungkapkan bahwa bantuan air bersih sangat berarti bagi masyarakat, terutama ketika sumber air di lingkungan mereka mulai mengering.
“Setiap tahun biasanya ada bantuan air dari berbagai pihak. Kami mengandalkan bantuan tersebut, selain mengambil air dari sumur. Namun, sekarang sumur-sumur sudah kering dan tidak ada airnya. Bantuan air ini sangat membantu warga Tugurejo. Kekeringan seperti ini sudah berlangsung kurang lebih dua bulan, sejak Agustus lalu,” ungkapnya.
Sementara itu, Ivan Diva, Tim Program SOLOPEDULI, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan respons terhadap kondisi kekeringan yang dialami masyarakat sekaligus bentuk penyaluran amanah dari donatur.
“Kami menyalurkan air ke sini karena daerah ini sudah mengalami kekeringan sejak dua bulan lalu. Kami menerima amanah dari donatur, yaitu SDIT Amanah Klaten, kemudian memetakan wilayah yang membutuhkan dan menyalurkan bantuan air bersih untuk warga Klaten,” jelas Ivan.
“Kami berharap ke depannya ada bantuan tandon atau bak penampungan air permanen untuk warga. Selain itu, kami juga berharap ada realisasi pembuatan sumur bor baru, baik di wilayah utara maupun selatan dusun, agar warga lebih mudah mendapatkan air bersih dan tidak terus-menerus kesulitan saat musim kemarau,” harap salah satu warga Tugurejo (anonim).
dok.humas: Tim Program SOLOPEDULI Menyalurkan Air Bersih untuk Warga Tugurejo, Wiro, Bayat, Klaten
Melalui kolaborasi ini, SOLOPEDULI bersama SDIT Amanah Klaten berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Bantuan sebanyak 24.000 liter air bersih diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu menjaga pemenuhan kebutuhan dasar di tengah terbatasnya ketersediaan air.
SOLOPEDULI menyampaikan terima kasih kepada SDIT Amanah Klaten atas kepercayaan dan dukungannya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga kolaborasi kebaikan ini menjadi amal jariyah yang mendatangkan keberkahan dan pahala berlipat ganda bagi seluruh pihak yang terlibat.
SOLOPEDULI juga berharap hujan segera turun membawa keberkahan, sumber-sumber air kembali terisi, dan masyarakat yang terdampak kekeringan dapat kembali memenuhi kebutuhan air bersih dengan lebih mudah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.(snk)