PEDULI BENCANA INDONESIA!

PEDULI BENCANA INDONESIA!

Ditengah kepanikan dan kehilangan, uluran tangan kita bisa menjadi alasan untuk mereka bertahan

  • Rp 100.000.000Target
  • 18Hari Tersisa
  • Rp 105.000Terkumpul
Donasi Sekarang
Dipublikasi pada tanggal : 17 Nov 2025

Di tengah padatnya aktivitas masyarakat di lereng Gunung Semeru, warga dikejutkan dengan meningkatnya aktivitas vulkanik yang membuat status gunung dinaikkan menjadi Level IV atau Awas. Pemerintah Kabupaten Lumajang langsung menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari sejak 19 November 2025 untuk mengantisipasi potensi bahaya yang lebih besar.

Hal ini diperkuat laporan resmi yang menyebutkan bahwa sekitar 300 warga dari Desa Supit Urang, Oro-Oro Ombo, dan Penanggal telah dievakuasi menuju balai desa dan sekolah terdekat demi keselamatan mereka. Mereka terpaksa meninggalkan rumah, ladang, serta hewan ternak, sementara abu vulkanik dan potensi lahar panas terus mengancam. (Antara News Jatim & Antara Jabar).

 

ERUPSI SEMERU LUMAJANG JAWA TIMUR

Pada saat yang hampir bersamaan, bencana lain menghantam wilayah Jawa Tengah. Di Dusun Cimencok, Desa Boja, Kecamatan Majenang, Cilacap, terjadi pergerakan tanah dan longsor yang membuat 30 kepala keluarga atau sekitar 90 warga berada dalam situasi genting. Tanah terus bergerak aktif setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Longsor terjadi di beberapa titik, termasuk Cilacap dan Banjarnegara, yang kini masuk dalam kondisi darurat.

Di Cilacap, longsor menerjang kawasan pemukiman dan menimbun rumah-rumah di wilayah Majenang. Tragedi ini menyebabkan 21 warga masih hilang dan 3 orang telah dinyatakan meninggal, sementara puluhan rumah rusak parah. (BNPB)

Tanah longsor Cilacap Solopeduli

Situasi ini benar-benar darurat mereka membutuhkan pertolongan segera sebelum kondisi semakin memburuk. Sementara itu, di Banjarnegara, longsor besar mengisolasi 45 jiwa dan memaksa sekitar 660 warga (286 KK) mengungsi ke titik evakuasi.(Antar news)

Selain kerusakan rumah, lahan pertanian pun terdampak parah. Akses menuju lokasi banyak yang tertutup material tanah, membuat bantuan makanan dan logistik sangat sulit tiba tepat waktu.

tanah longsor cilacap jawa tengah

Dalam situasi genting ini, tim sigap SoloPeduli langsung terjun ke lapangan untuk membantu proses evakuasi korban, menyalurkan bantuan darurat, dan memastikan kebutuhan mendesak seperti makanan besar dapat segera terpenuhi. Banyak warga belum bisa makan dengan layak karena akses logistik yang terputus dan kondisi medan yang sulit dijangkau. Oleh karena itu, pendirian dapur umum posko, penyediaan beras, lauk, sayur, bumbu, hingga perlengkapan darurat menjadi prioritas utama agar ratusan warga pengungsi tetap bisa bertahan di tengah ancaman bencana susulan.

Di lokasi berbeda ini, para penyintas menghadapi hari-hari yang sulit. Mereka membutuhkan bantuan yang cepat dan tepat. Di titik pengungsian, kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi meliputi paket makanan siap santap dan air bersih, mengingat akses logistik warga terputus setelah evakuasi dilakukan.

Masker dan alat pelindung menjadi kebutuhan penting karena abu vulkanik Semeru dan debu material longsor bisa memperburuk kesehatan warga. Selain itu, obat-obatan dan perlengkapan P3K sangat dibutuhkan untuk menangani luka, gangguan pernapasan, serta kondisi darurat kesehatan lainnya.

Kondisi tempat tinggal warga sementara juga masih terbatas, sehingga tenda darurat, alas tidur, serta alat pendukung lainnya harus segera disalurkan. Tidak kalah penting, fasilitas kebersihan seperti toilet portable dan perlengkapan sanitasi diperlukan karena banyak pengungsian belum memiliki akses mandi, cuci, kakus yang memadai.

kami mengajak sahabat peduli untuk ikut menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini dengan cara:

  1. Klik tombol "DONASI SEKARANG"
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran yang tersedia untuk berdonasi seperti Virtual account (VA), Instant wallet, Bank transfer, QRIS, dan Kartu kredit

Jazakumullah Khayran Katsiran sahabat baik, semoga kebaikan yang Sahabat titipkan menjadi keberkahan, diberi balasan berlipat oleh Allah, serta menjadi cahaya bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Donasi Sekarang
  • Darurat Sumatra, SOLOPEDULI Lepas Bantuan Via Pesawat Hercules Kolaborasi Bersama Lanud Adi Soemarmo



    SOLOPEDULI resmi memberangkatkan bantuan kemanusiaan bagi penyintas bencana di Sumatra melalui pesawat Hercules dengan kolaborasi bersama Lanud Adi Soemarmo. Bantuan logistik tersebut diterbangkan pada Selasa (09/12/2025) dari Bandara Adi Soemarmo menuju wilayah terdampak di Sumatra.

    Bantuan yang dikirim meliputi makanan, pakaian baru, obat-obatan, perlengkapan bayi, serta kitab suci yang dihimpun dari berbagai elemen masyarakat, termasuk donatur SOLOPEDULI. Penggalangan bantuan SOLOPEDULI melalui jalur udara Lanud Adi Soemarmo masih dibuka hingga 11 Desember 2025 bagi warga Jawa Tengah yang ingin ikut berpartisipasi.

    dok.humas: Loading bantuan ke Pesawat Hercules oleh tim SOLOPEDULI

    “Kami memohon doa dari seluruh Sahabat Peduli agar proses pengiriman berjalan lancar dan bantuan dapat segera diterima oleh saudara-saudara kita di Sumatra. Kemarin kami telah melakukan pengedropan awal, dan hari ini SOLOPEDULI resmi memberangkatkan penerbangan bantuan,” ujar Megawati Nurjannah, Chief Program Officer SOLOPEDULI.

    Letkol Pnb Fariana, mewakili Komandan Lanud Adi Soemarmo sekaligus menjabat sebagai Kasi Baseops, mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kualitas bantuan yang dikirimkan.

    “Kami berharap bantuannya berupa makanan yang tahan lama dan memiliki masa kedaluwarsa yang panjang. Untuk obat-obatan juga mohon yang expired-nya masih panjang. Adapun untuk pakaian, kami sangat berharap yang dikirim adalah pakaian baru, bukan layak pakai,” jelasnya.

    “Total bantuan yang sudah kami timbang ada sebanyak 71 ribu ton dan akan terus bertambah. Kami terus akan terus membuka seluas-luasnya bantuan sampai dengan tanggal 11 Desember nanti,” imbuh Fariana.

    dok.humas: Proses loading bantuan SOLOPEDULI ke Pesawat Hercules

    Dalam penerbangan kali ini, SOLOPEDULI mengirimkan bantuan berupa bahan makanan dan sembako seperti beras, gula, minyak, roti siap makan, serta abon siap saji. SOLOPEDULI juga menyalurkan selimut, obat-obatan, pakaian baru, mukena, serta perlengkapan lain yang dibutuhkan penyintas banjir.

    SOLOPEDULI menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh donatur, duta, dan mitra kolaborator yang telah membantu aksi kemanusiaan ini. SOLOPEDULI berkomitmen untuk terus membuka donasi dan memastikan bantuan sampai kepada masyarakat terdampak hingga kondisi mereka berangsur pulih.(snk)

  • Ekspedisi Kemanusiaan SOLOPEDULI Bersama Lanud Adi Soemarmo, Terbangkan Bantuan Untuk Korban Banjir Di Sumatra

     

    SOLOPEDULI akan terus mengawal penyaluran bantuan kemanusiaan ke Sumatra. Bekerja sama dengan Lanud Adi Soemarmo, SOLOPEDULI menerbangkan paket bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak banjir bandang di Sumatra, pada Senin (08/12/2025).

    Tim SIGAB SOLOPEDULI bertolak ke Bandara Adi Soemarmo dengan membawa sejumlah paket logistik yang terdiri atas beras, minyak goreng, abon, gula, roti, dan minuman. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

    “Kami akan menerbangkan bantuan logistik ini untuk saudara-saudara kita di Sumatra. Kami berkomitmen agar bantuan ini segera diterima oleh mereka yang saat ini sangat membutuhkan,” ujar Megawati Nurjannah, Chief Program Officer SOLOPEDULI.

    dok.humas: Dropping paket bantuan logistik di Bandara Adi Soemarmo

    Sebelumnya, SOLOPEDULI juga telah menyalurkan bantuan cepat ke beberapa wilayah terdampak, yakni di Padang, Sumatra Barat pada 1 Desember 2025 serta Kabupaten Bireuen, Aceh pada 3–7 Desember 2025. Penyaluran dilakukan bekerja sama dengan jaringan relawan SOLOPEDULI yang ada di lokasi terdampak.

    “SOLOPEDULI tidak akan mampu bergerak tanpa bantuan dari sahabat peduli semuanya, kami ucapkan terima kasih sebasar-besarnya kepada para mitra, duta dan donatur yang telah ikut serta berkontribusi untuk menyumbangkan donasinya,” tambah Megawati.

    “Amanah ini akan kami salurkan ke Sumatra segera, bantuan yang akan kami terbangkan pertama adalah dari SOLOPEDULI dan juga SAR,” terang Endro Susanto, perwakilan Lanud Adi Soemarmo.

    dok.humas: Tim SIGAB SOLOPEDULI menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk Sumatra di Bandara Adi Soemarmo

    Selain bantuan logistik, masyarakat di wilayah terdampak saat ini juga sangat membutuhkan air bersih, alat kebersihan, makanan, dan bantuan kesehatan.

    SOLOPEDULI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menebarkan kepedulian dengan membuka donasi kemanusiaan bagi saudara-saudara di Sumatra.

    Mari terus bergerak bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kepedulian bagi mereka yang terdampak bencana di Sumatra.(snk)

  • SOLOPEDULI Salurkan Bantuan Darurat Untuk Penyintas Banjir Aceh Di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen

     

    SOLOPEDULI kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons bencana dengan menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak banjir besar di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh. Bantuan ini disalurkan oleh tim relawan SIGAB SOLOPEDULI Aceh ke dua titik terdampak, yakni Desa Lapang Timu dan Desa Keude Lapang, dua wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir yang melanda Aceh pada 26 November 2025.

    Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap: di Desa Lapang Timu pada 3 Desember 2025 dan di Desa Keude Lapang pada 4 Desember 2025. Banjir yang dipicu oleh hujan berintensitas tinggi selama satu pekan tersebut menggenangi 18 kabupaten/kota di Aceh dan menjadi salah satu banjir terbesar di akhir tahun. Di Gandapura, ketinggian air bahkan sempat melebihi dua meter, merusak rumah warga, fasilitas umum, serta memutus akses jalan dan jaringan komunikasi.

    Penyaluran Bantuan Darurat

    dok.humas

    Dalam aksi tanggap cepat ini, relawan SOLOPEDULI menyalurkan paket bantuan sembako darurat berisi beras, mi instan, telur, dan roti kepada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok akibat terbatasnya akses logistik. Di Desa Keude Lapang, tim juga memberikan perhatian khusus kepada warga yang rumahnya berada tepat di tepi aliran sungai jembatan Pusong. Dua rumah di lokasi tersebut terpantau memiliki risiko tinggi terseret arus, namun masih bertahan meski mengalami kerusakan pada beberapa bagian.

    Tim relawan turut menemui keluarga pemilik rumah yang sedang bergantian membersihkan bangunan, mengingat orang tua mereka masih mengungsi di tempat yang lebih aman. Kondisi serupa ditemukan di Desa Lapang Timu, di mana banyak rumah terendam dan barang-barang hanyut terbawa banjir.

    Salah satu penyintas, Muflihah, warga Desa Keede Lapang, menceritakan pengalaman pedihnya saat banjir menerjang.

    “Rumah saya hampir hanyut. Air naik lebih dari dua meter hingga menyentuh ventilasi atas pintu dan seluruh barang-barang hanyut. Kami bahkan sudah tidak memiliki kasur untuk tidur. Terima kasih sebesar-besarnya kepada para donatur. Bantuan ini bukan hanya meringankan kebutuhan kami, tetapi juga menguatkan hati kami untuk tetap tegar. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah dan dibalas Allah dengan pahala berlipat,” ungkapnya haru.

    Sebelumnya, perwakilan warga Desa Lapang Timu juga menyampaikan apresiasi serupa atas hadirnya bantuan SIGAB SOLOPEDULI di tengah kesulitan yang mereka hadapi.

    Kendala Lapangan dan Kebutuhan Mendesak

    Dalam menjalankan misi kemanusiaan ini, tim SOLOPEDULI menghadapi sejumlah kendala, seperti sulitnya mendapatkan stok sembako di wilayah terdampak sehingga tim harus mencari pasokan ke luar daerah. Selain itu, akses jalan yang belum sepenuhnya aman dan terbatasnya jaringan komunikasi juga menjadi tantangan tersendiri.

    Di sela penyaluran bantuan, tim relawan juga melakukan pendataan kebutuhan mendesak warga, antara lain tambahan sembako, selimut, pakaian layak pakai, lemari pakaian, kasur, air bersih, serta obat-obatan. Kondisi kesehatan anak-anak dan lansia cukup memprihatinkan, dengan gejala demam, gatal-gatal, dan diare mulai menyebar di beberapa titik.

    Ajak Dermawan Menguatkan Solidaritas

    SOLOPEDULI mengajak masyarakat dan para dermawan untuk terus memperkuat solidaritas dan membantu warga Aceh yang kini berjuang memulihkan kondisi pascabencana. Donasi dapat disalurkan melalui kanal resmi SOLOPEDULI agar bantuan dapat segera diteruskan kepada para penyintas yang membutuhkan.

  • Longsor Banjarnegara: SOLOPEDULI Lakukan Asesmen Dan Siap Salurkan Bantuan

     

    Bencana tanah longsor kembali mengguncang wilayah Kabupaten Banjarnegara, tepatnya di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum sejak 15 November 2025. Peristiwa ini mengingatkan bahwa Banjarnegara bukan kali pertama mengalami musibah serupa. 

    “Di tahun 2014 ketika Banjarnegara longsor, SOLOPEDULI menerima donasi dari para donatur senilai Rp52 juta. SOLOPEDULI juga mengirimkan tim sukarelawan sebanyak 15 orang kesana untuk membantu evakuasi dan menyalurkan logistik,” ujar Harjito, selaku Chief Fundraising Officer. 

    Pada Desember 2025 lalu pun, SOLOPEDULI turut menyalurkan bantuan kepada warga ketika wilayah tersebut kembali diterjang longsor. Kini, SOLOPEDULI kembali bergerak cepat merespons situasi darurat yang masih berlangsung. Informasi kondisi terbaru bersumber dari laporan resmi Kepala Kantor SAR Semarang selaku SAR Mission Coordinator (22/11/2025) .

    Upaya SAR Masih Terus Berlangsung

    Tim SAR gabungan telah dikerahkan dan dibagi ke dalam enam Search and Rescue Unit (SRU) untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi. Pencarian dilakukan di tiga sektor utama, yakni Sektor A, Sektor B, serta Sektor C yang mencakup area kerja C1, C2, dan C3. Mengingat luasnya area terdampak, operasi SAR turut didukung penggunaan 23 unit ekskavator, 15 unit alkon, serta enam ekor anjing pelacak K-9.

    Hingga pembaruan laporan terakhir, Tim SAR berhasil mengevakuasi beberapa korban dari Sektor B, di antaranya korban meninggal dunia atas nama Aminah (90 tahun) serta satu korban perempuan yang masih dalam proses identifikasi. Selain itu, potongan tubuh (body part) juga ditemukan di lokasi yang sama.

    Data Korban dan Kendala Lapangan

    Jumlah korban selamat yang telah berhasil dievakuasi mencapai 50 orang. Adapun korban meninggal dunia tercatat sebanyak 12 orang, ditambah tiga bagian tubuh yang ditemukan. Sementara itu, 16 orang masih dinyatakan dalam pencarian.

    Proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keberadaan embung dari mata air di sekitar mahkota longsoran yang meningkatkan risiko longsor susulan, kondisi tanah yang masih labil dan menunjukkan pergerakan, retakan di sejumlah titik, serta cuaca yang tidak menentu. Luasnya area pencarian juga membuat operasi membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar.

    Total unsur personel yang terlibat dalam operasi ini mencapai 961 orang, terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, serta unsur potensi SAR dari berbagai instansi dan organisasi. Dukungan peralatan seperti rescue car, truk personel, perlengkapan ekstrikasi, HART, alat komunikasi, ambulans, serta ekskavator juga terus dimaksimalkan.

    SOLOPEDULI Bergerak: Asesmen, Bantuan Logistik, dan Trauma Healing

    Menanggapi kondisi darurat tersebut, SOLOPEDULI akan segera menurunkan tim program untuk melakukan asesmen kebutuhan masyarakat yang terdampak. Hasil sementara menunjukkan bahwa warga sangat membutuhkan bantuan logistik mendesak berupa:
    1. Sumber protein seperti telur, daging, ikan
    2. Perlengkapan mandi seperti sabun, pasta gigi, handuk, dan deterjen

    Selain menyalurkan bantuan logistik, SOLOPEDULI juga akan mengirimkan relawan untuk membantu proses distribusi di lapangan. Tidak hanya itu, tim trauma healing juga akan dipersiapkan guna mendampingi para penyintas yang mengalami tekanan psikologis akibat bencana.

    Harapan dan Ajakan Kepedulian

    SOLOPEDULI mengajak sahabat peduli untuk bersama-sama membantu meringankan beban warga Dusun Situkung yang saat ini masih dalam kondisi darurat. Setiap bentuk dukungan baik donasi maupun doa sangat berarti bagi para korban yang tengah berjuang memulihkan diri. Yuk bantu mereka. Karena peduli adalah solusi.


    sumber : Kepala Kantor SAR Semarang selaku SAR Mission Coordinator

  • Gunung Semeru Kembali Erupsi, SOLOPEDULI Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak

    Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pada 19 November 2025, erupsi kembali terjadi dengan kolom abu mencapai ±2.000 meter di atas puncak, condong ke utara dan barat laut. Aktivitas vulkanik meningkat tajam, dan pada Kamis (20/11/2025), status Semeru resmi dinaikkan menjadi Level IV (Awas) setelah tercatat 32 kali gempa guguran serta 25 kali gempa erupsi dalam rentang enam jam.

    Dampak Erupsi: Warga Mengungsi, Korban Luka Mulai Berdatangan

    Hingga laporan terakhir, ada dua kecamatan yang terdampak yaitu Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro. Sedangkan untuk korban jiwa, setidaknya 956 jiwa mengungsi dari wilayah terdampak, sementara proses pendataan masih berlangsung. Erupsi kali ini juga menyebabkan tiga warga mengalami luka bakar dan total warga terdampak sementara ini mencapai ±959 orang.

    Cerita dari Lokasi: Relawan SOLOPEDULI Sampaikan Kondisi Terkini

    Dari Lumajang, Irmanto, relawan SIGAB SOLOPEDULI, melaporkan bahwa lebih dari 100 rumah warga di Dusun Gumukmas, Desa Supiturang, Kec. Candipuro, Kab. Lumajang, tenggelam akibat terjangan pasir lahar dingin. Lahan pertanian pun ikut tertimbun.

    Irmanto bukanlah sosok baru dalam perjuangan Semeru. Ia merupakan korban erupsi 2021 yang kemudian bangkit menjadi relawan SOLOPEDULI. Pada tahun yang sama, ia juga menerima manfaat program pemberdayaan SOLOPEDULI memberikan 15 ekor kambing kepada kelompok tani Desa Sumberrejo. Kini jumlahnya telah berkembang menjadi 21 ekor.

    “Ada banyak rumah habis total tertimbun pasir. Warga butuh bantuan untuk bersih-bersih dan makanan siap saji. Kondisi di sini cukup memprihatinkan,” ujar Irmanto dari lokasi kejadian.

    Tindak Lanjut SOLOPEDULI: Bergerak Lagi untuk Semeru

    Sebagai lembaga kemanusiaan yang turut hadir membantu erupsi Semeru pada tahun 2021, SOLOPEDULI kembali mengambil langkah cepat dalam respon bencana tahun ini. Upaya yang dilakukan meliputi:

    1. Mengirimkan Bantuan Logistik : Sore ini (20/11/2025), bantuan pertama diberangkatkan menuju Lumajang berupa abon Djoss siap santap yakni Abon Djoss Kambing, dan Abon Djoss Sapi. Produk makanan siap saji ini dipilih untuk membantu para pengungsi yang membutuhkan makanan cepat, praktis, dan tahan lama.

    2. Mengirimkan Relawan SIGAB SOLOPEDULI
    Dua Relawan dikerahkan untuk membantu evakuasi serta mendukung kebutuhan darurat warga.

    Kebutuhan Mendesak di Lapangan
    Saat ini warga membutuhkan:
    1. Logistik makanan siap saji
    2. Pakaian layak pakai
    3. Relawan tambahan untuk evakuasi dan pembersihan

    Mari Ulurkan Kepedulian

    Perkiraan kerugian diprediksi mencapai angka besar dan proses pemulihan kemungkinan memakan waktu panjang. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meringankan beban warga yang terdampak. 

    SOLOPEDULI membuka pintu penghimpunan donasi untuk membantu pemulihan Semeru.
    Setiap kontribusi akan sangat berarti bagi para penyintas yang sedang berjuang memulai kembali kehidupan mereka. Klik di sini untuk donasi sekarang. Karena peduli adalah solusi. 

  • Cilacap Longsor, SIGAB SOLOPEDULI Bantu Evakuasi Dan Salurkan Logistik Makanan

     

    Tim SIGAB (Aksi Tanggap Bencana) Solopeduli membantu evakuasi warga dan menyalurkan bantuan logistik di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada 10–11 November 2025, setelah wilayah tersebut dilanda longsor akibat hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari. Aksi cepat ini dilakukan dengan menerjunkan tiga relawan yang dipimpin oleh Sutarno untuk memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara tepat dan menyeluruh.

    Bencana longsor terjadi ketika material tanah menutup akses utama warga, merusak permukiman, dan menimbun sejumlah rumah. Dua dusun yang mengalami kerusakan paling parah adalah Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, sehingga aktivitas masyarakat lumpuh total.

    dok.humas: Relawan Sigab SOLOPEDULI membantu proses evakuasi korban tanah longsor

    Sebanyak 269 keluarga tercatat terdampak langsung dan banyak di antaranya terpaksa mengungsi. Mayoritas warga memilih tinggal sementara di rumah kerabat karena kondisi lingkungan tidak aman, sementara lainnya memanfaatkan Balai Desa Cibeunying dan gedung MTs setempat sebagai lokasi pengungsian.

    Kebutuhan logistik harian mulai menipis pada hari-hari awal pascabencana. Untuk itu, SOLOPEDULI melakukan respons cepat dengan menurunkan tim lapangan dan relawan SIGAB. Bantuan disalurkan langsung melalui pos penanganan bencana yang telah dibentuk di wilayah terdampak.

    Paket bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, Abon Djoss, dan lauk siap santap. Dalam proses distribusi bantuan, Sutarno, menyampaikan rasa harunya saat melihat kondisi warga yang terdampak.

    dok.humas: Abon Djoss dan bantuan sembako untuk para warga korban terdampak longsor

    “Saat kami tiba, kami melihat warga berusaha tetap tegar di tengah situasi yang sangat berat. Kami hanya ingin hadir dan membantu sebisanya. Semoga bantuan sederhana ini bisa menjadi penguat bagi warga untuk kembali bangkit,” ungkapnya.

    Mustangin, salah satu perwakilan warga penerima bantuan, turut menyampaikan rasa terima kasih.

    “Terima kasih SOLOPEDULI atas perhatian dan bantuannya untuk warga kami. Bantuan ini sangat membantu di tengah kondisi yang sulit,” ungkapnya.

    Hingga berita ini diturunkan, tercatat 18 warga meninggal dunia dan 5 orang masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Pemantauan dan upaya penanganan lanjutan terus dilakukan oleh berbagai pihak.

    Aksi cepat ini menjadi bukti komitmen SOLOPEDULI untuk hadir dalam situasi krisis, menjaga nilai gotong royong, serta memastikan bantuan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.

    Mari bersama ulurkan bantuan sahabat peduli di sini.

Hamba Allah

  • Rp 20.000

  • 03 Desember 2025

Bismillah semoga bermanfaat

Hamba Allah

  • Rp 85.000

  • 20 November 2025