Konten Islami

Tak terasa waktu begitu cepat, memori tahun lalu masih membekas meski dalam dalam balutan pandemi tetapi tak sedikitpun mengurangi rasa rimdu. Kini umat islam akan kembali disapa oleh tamu istimewa yaitu syahru Ramadhan bulan yang dirindukan oleh umat islam diseluruh dunia.

Abu Bakar Al-Warroq Al-Balkhi rahimahullah berkata: "Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam, bulan Sya'ban adalah bulan menyirami tanaman, dan bulan Ramadhan adalah bulan panen tanaman tersebut".

Beliau juga mengatakan: "Perumpamaan bulan Rajab adalah seperti angin, perumpamaan bulan Sya'ban seperti awan. Sedangkan perumpamaan bulan Ramadhan adalah seperti hujan".

Sahabat, yuk kita siapan bekal untuk menyambut bulan ramadhan agar kita dapat memanen pahala sebanyak-banyaknya.

Berikut ini bekal yang dapat kita siapkan untuk menyambut bulan ramadhan :

1. Menata niat yang baik, ikhlas dan penuh menyambutnya dengan penuh kegembiraan

Rasulullah SAW memerintahkan umatnya bersemangat menyambut bulan suci Ramadhan. Beliau memberi kabar gembira kepada para sahabatnya akan datangnya bulan yang agung tersebut.

Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda: "Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dimana pada bulan itu Allah mewajibkan puasa. Pada bulan itu dibuka pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu jahannam, diikat setan-setan, di dalam bulan itu ada satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang diharamkan untuk mendapatkan kebaikannnya, maka sungguh ia telah diharamkan dari bulan itu". (HR. Ahmad)

Nabi memberitahukan hal tersebut ketika datangnya Ramadhan agar para sahabat termotivasi dan bergembira dengan hadirnya Ramadhan.

2. Berdoa agar allah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan

Berdo’a kita lakukan, karena kita adalah makhluk yang lemah sehingga sangat butuh kepada petolongan Allah. Tidak ada do’a khusus berkaitan dengan masuknya bulan Ramadhan. Adapun do’a yang kadang di panjatkan oleh sebagian kaum muslimin yang berbunyi:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

“Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan” adalah hadits yang lemah.

Jadi seseorang bisa berdo’a apa saja agar ia dipertemukan dengan bulan Ramadhan dan diberi semangat untuk beribadah di bulan yang penuh berkah tersebut tanpa mengkhususkan do’a tertentu.

Allah ‘azza wa jalla berfirman,

 وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ 

“Dan Rabb-mu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku, maka dia akan masuk ke dalam neraka Jahanam dalam keadaan hina” [QS. Ghafir: 60]

3. Berpuasa, Baca Al Qur'an, dan Perbanyak Sedekah

Hendaknya sebelum masuk bulan Ramadhan yaitu bulan Rajab dan Sya'ban, sudah mulai melatih diri dengan melaksanakan amalan-amalan sunat, misalnya berpuasa, membaca Al Qur'an, memperbanyak sedekah dan zakat mal (harta). Hal ini sesuai dengan hadits Nabi diriwayatkan dari Anas: "Bahwa umat Islam ketika masuk bulan Sya'ban, maka senantiasa membaca Al Qur'an dan mengeluatkan zakat hartanya, sebagai, bantuan untuk orang miskin dalam menghadapi puasa.

4. Mempersiapkan ilmu sebelum masuk Ramadhan.

Ilmu adalah teman dikala sulit, penghibur dikala sedih, dan petunjuk dikala sesat. Maka ilmu adalah modal terbesar dalam persiapan menghadapi Ramadhan. Tanpa ilmu agama, Ramadhan kita tak bermakna apa-apa.

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً ليسَ عليه أمرُنا هذا فهو رَدٌّ

“Barangsiapa yang beramal suatu amalan yang tidak ada perintahnya, maka amalan tersebut akan ditolak” [HR. Muslim]

Disinilah pentingnya ilmu agama dari al Qur’an dan Sunnah untuk membimbing setiap amalan kita agar diterima Allah dan berpahala tentunya. Hendaklah seorang muslim membaca kembali buku-buku, artikel website, mendengar ceramah-ceramah tentang Ramadhan. Agar ia bisa mengingat kembali keutamaan, adab, pembatal puasa, hukum-hukum Ramadhan, dan perkara-perkara yang bisa menghilangkan pahala puasanya.

5. Menyiapkan Sarana dan Perlengkapan untuk Ramadhan.

Setiap muslim sepatutnya menyiapkan sarana dan perlengkapan untuk beribadah di bulan Ramadhan. Sebelum Ramadhan, kita sudah menyiapkan mushaf Al-Qur'an, kitab-kitab pilihan, kumpulan doa-doa. Kemudian bekal pakaian, gamis, peci, mukenah atau sajadah terbaik untuk salat fardhu maupun salat tarwih di masjid. Selain itu makanan seperti kurma dan madu untuk daya tahan tubuh. Dan tidak lupa membersihkan rumah dan mempercantik mushalla atau ruang salat agar bersemangat dalam beribadah. Rasulullah SAW bersabda: "Celaka seseorang yang mendapati bulan Ramadhan hingga berlalu tanpa diampuni dosanya. Dan celaka pula sesorang yang mendapati kedua orang tuanya (masih dalam keadaan hidup) tetapi tidak menjadikannya masuk ke dalam surga." (HR Tirmidzi dan Ahmad)

..

Sumber: dari berbagai sumber