Konten Islami

QURBAN

Pengertian Qurban : Apa itu Kurban atau Qurban? Kurban atau Qurban (dalam bahasa Arab الأضحية,التضحية) secara harfiah memiliki arti hewan sembelihan. Ibadah qurban (kurban) adalah ibadah menyembelih hewan ternak yang merupakan salah satu bagian dari syiar Islam yang disyariatkan dalam Al Quran.

Selain jenis hewannya, pelaksanaan ibadah kurban juga hanya terjadi pada hari tertentu. Ibadah kurban dalam islam dilaksanakan sesuai pada waktu yang sudah ditentukan seperti pada Hari Raya Idul Adha dan Hari Tarsyrik (11,12, dan 13 Dzulhijjah) dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

HUKUM BERQURBAN DALAM AL QURAN DAN HADIST

Hukum ibadah kurban adalah sunnah muakkadah, atau sunnah yang sangat ditekankan. Rasulullah saw bersabda:

إِذَا رَأَيْتُمْ هِلَالَ ذِي الْحِجَّةِ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِهِ

“Apa bila kalian telah meru’yah (melihat) bulan sabit Zulhijah, dan seseorang diantara kalian hendak memotong hewan kurban, maka hendaklah ia menahan diri untuk tidak memotong rambut dan kukunya”. (HR. Muslim)

Ungkapan beliau “dan seseorang di antara kalian hendak memotong hewan kurban” menunjukkan hukum sunnah bukan wajib. Sebab kalau sekiranya wajib, tentu tidak hanya dikaitkan dengan orang yang hendak berkurban saja.

Namun demikian, bagi yang memiliki kelonggaran sangat ditekankan untuk berkurban, dan makruh meninggalkannya. Rasulullah saw pernah memberikan peringatan keras bagi orang yang mampu tapi tidak mau berkurban. Sabda beliau:

مَنْ كَانَ عِنْدَهُ سَعَةً فَلَمْ يُضَحِّ فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا

“Siapa yang memiliki kelonggaran tapi tidak berkurban, maka janganlah mendekati tempat pelaksanaan shalat (ied) kami”. (HR. Ibnu Majah; Hasan)

Atas peringatan keras ini, maka ada sebagian ulama yang menyatakan wajibnya kurban bagi orang yang mampu.

KEUTAMAAN DAN HIKMAH BERQURBAN

1. Qurban Pintu Mendekatkan Diri Kepada Allah

2. Sebagai sikap Kepatuhan dan Ketaaan pada Allah

3. Sebagai Saksi Amal di Hadapan dari Allah

4. Membedakan dengan Orang Kafir

5. Ajaran Nabiullah Ibrahim AS

6. Berdimensi Sosial Ekonomi.

SEPUTAR QURBAN

Hari raya kurban serasa sudah di pelupuk mata. Sebagai muslim, tentunya kita harus mempersiapkannya dengan baik. Bekali diri dengan ilmu dan teori yang benar. Agar ibadah qurban kita lebih sesuai sunah dan semakin bermakna.

1. Qurban seekor kambing untuk satu keluara

Abu Ayyub radhiyallahu’anhu yang mengatakan, “Pada masa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam seseorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai kurban bagi dirinya dan keluarganya.” Jangan khawatir, Allah Maha Kaya untuk memberikan pahala kepada semuanya.

2. Berqurban untuk orang yang sudah meninggal

Aturan berqurban atas nama orang yang meninggal, tentu berbeda dengan aturan qurban untuk orang yang hidup. Berikut keterangan seorang ulama yang bergelar faqihuz zaman (Ahli fikih zaman ini).

3. Pilih 1 kambing atau iuran sapi

Jika anda menghadapi dilema semacam ini, anda tidak perlu khawatir karena jawabannya sudah ditulis para ulama. Kesimpulannya, 1 nyawa untuk satu orang, itu lebih baik dari pada 1 nyawa dibagi tujuh orang.

4. Bolehkah makan daging qurban sendiri ?

Sebagian orang masih merasa enggan dengan makan hewan qurban sendiri. Bahkan ada yang sampai beranggapan, itu kurang menunjukkan sikap ikhlas. Padahal tahukah anda, ada ulama yang meWAJIBkan sohibul qurban makan hewan qurbannya!

5. Bolehkah qurban dengan kambing betina ?

Rasanya aneh bila mendengar ada qurban dengan kambing betina. Bahkan sebagian orang menganggap qurban dengan hewan betina, tidak sah. insyaaAllah, artikel ini akan menjawab anggapan itu.

Referensi:

https://zakat.or.id/apa-itu-kurban-dalam-islam 

https://konsultasisyariah.com/14360-kumpulan-artikel-tentang-qurban.html