Sholat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Sholat yang dikerjakan pada waktu dhuha, yaitu setelah matahari terbit hingga menjelang waktu dzuhur, dikenal memiliki banyak keutamaan. Salah satu keutamaan yang paling populer adalah sebagai ikhtiar untuk memohon kelancaran rezeki kepada Allah SWT.
Meski rezeki telah dijamin oleh Allah, setiap Muslim tetap diperintahkan untuk berusaha dan berdoa. Salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang dapat dilakukan adalah dengan rutin melaksanakan sholat dhuha. Dengan menjalankan amalan ini secara istiqamah, seorang hamba menunjukkan ketundukan, rasa syukur, dan harapannya kepada Allah SWT.
Tata Cara Sholat Dhuha yang Benar Sesuai Sunnah
Sholat dhuha termasuk sholat sunnah yang dapat dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat. Pelaksanaannya dilakukan dua rakaat salam hingga jumlah rakaat yang diinginkan.
Berikut tata cara sholat dhuha yang benar sesuai sunnah:
1. Berniat dalam hati untuk melaksanakan sholat dhuha.
2. Takbiratul ihram.
3. Membaca doa iftitah (sunnah).
4. Membaca Surah Al-Fatihah.
5. Membaca surah pendek dalam Al-Qur'an.
6. Rukuk.
7. I'tidal.
8. Sujud pertama.
9. Duduk di antara dua sujud.
10. Sujud kedua.
11. Berdiri untuk rakaat berikutnya dan mengulangi gerakan yang sama.
12. Tasyahud akhir.
13. Salam.
Waktu terbaik untuk melaksanakan sholat dhuha adalah ketika matahari mulai meninggi, sekitar pukul 08.00 hingga 10.00 pagi. Pada waktu tersebut, keutamaan sholat dhuha disebut lebih besar dibandingkan saat awal waktu dhuha.
Bacaan Niat dan Doa Sholat Dhuha Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Niat Sholat Dhuha
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallii sunnatadh dhuhaa rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
"Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Doa Setelah Sholat Dhuha
Arab:
اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ
Latin:
Allahumma innadh dhuhaa-a dhuhaauka wal bahaa-a bahaa-uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal qudrata qudratuka wal 'ishmatu 'ishmatuka. Allahumma in kaana rizqii fis samaa-i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assaran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fathahhirhu, wa in kaana ba'iidan faqarribhu bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita 'ibaadakash shaalihiin.
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku berada di langit maka turunkanlah, jika berada di bumi maka keluarkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, jika haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah. Dengan hak waktu dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, berikanlah kepadaku sebagaimana yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."
Keutamaan Sholat Dhuha sebagai Ikhtiar Membuka Pintu Rezeki
Sholat dhuha memiliki banyak keutamaan yang disebutkan dalam berbagai hadis Rasulullah SAW. Salah satunya adalah sebagai bentuk sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia. Dengan melaksanakan sholat dhuha, seorang Muslim telah menunaikan kewajiban bersyukur atas nikmat kesehatan yang diberikan Allah SWT.
Selain itu, sholat dhuha juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ketika seorang hamba semakin dekat kepada Rabb-nya, maka Allah akan memberikan kemudahan dalam berbagai urusan, termasuk urusan rezeki.
Perlu dipahami bahwa rezeki tidak selalu berbentuk materi. Kesehatan yang baik, keluarga yang harmonis, ilmu yang bermanfaat, pekerjaan yang berkah, serta ketenangan hati juga merupakan bagian dari rezeki yang patut disyukuri.
Oleh karena itu, membiasakan sholat dhuha setiap hari dapat menjadi salah satu amalan yang membantu meningkatkan kualitas spiritual sekaligus memperkuat keyakinan bahwa segala rezeki berasal dari Allah SWT.
Mari Lengkapi Ikhtiar dengan Sedekah
Selain mengamalkan sholat dhuha, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak sedekah. Sholat dhuha dan sedekah merupakan dua amalan yang sama-sama memiliki keutamaan besar dalam mendatangkan keberkahan hidup dan membuka pintu-pintu kebaikan.
Sahabat Peduli, mari wujudkan kepedulian kepada sesama melalui program infak dan sedekah bersama SOLOPEDULI. Setiap donasi yang Anda salurkan akan membantu saudara-saudara yang membutuhkan dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Salurkan infak dan sedekah terbaik Anda melalui SOLOPEDULI.
Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, melapangkan rezeki yang halal dan berkah, serta menjadikan kita hamba yang senantiasa gemar berbagi kepada sesama. Aamiin.