Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama SOLOPEDULI sebagai mitra kemaslahatan kembali menghadirkan kebahagiaan di bulan suci melalui program Semarak Ramadan Berbagi BPKH 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan di The Sun Hotel Madiun pada Jumat (18/03/2026) dan menyasar 100 anak yatim dan dhuafa dari wilayah Madiun dan Magetan.
Program ini merupakan bagian dari komitmen BPKH dalam mengoptimalkan nilai manfaat dana abadi umat melalui berbagai program kemaslahatan. SOLOPEDULI sebagai mitra kemaslahatan dipercaya untuk menyalurkan manfaat tersebut secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
Sebanyak lima lembaga penerima manfaat terlibat dalam kegiatan ini, di antaranya panti asuhan, pondok pesantren, serta lembaga pendidikan yang menaungi anak-anak yatim dan dhuafa. Para penerima manfaat mendapatkan paket bingkisan berupa perlengkapan ibadah, alat tulis sekolah, tas, serta makanan ringan guna mendukung kebutuhan mereka selama Ramadan.
Acara semakin meriah dan penuh kebahagiaan dengan hadirnya pendongeng Islami, Kak Imam dari Sanggar Warkop Warna Warni, Ngawi. Penampilan tersebut disambut antusias oleh anak-anak yang tampak interaktif, larut dalam cerita, serta tertawa bahagia sepanjang kegiatan berlangsung.
dok.humas: Penyerahan bingkisan kepada anak-anak yatim oleh Anggota Badan Pelaksana BPKH RI, Acep Riana Jayaprawira
Anggota Badan Pelaksana BPKH RI, Acep Riana Jayaprawira, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata hadirnya manfaat dana haji bagi masyarakat luas.
“Kami berharap program kemaslahatan ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Inilah bentuk komitmen BPKH agar nilai manfaat dana abadi umat dapat dirasakan langsung oleh umat,” ujar Acep.
Sementara itu, CEO SOLOPEDULI, Sidik Anshori, menegaskan peran strategis lembaganya sebagai mitra dalam menyalurkan program kemaslahatan BPKH.
“SOLOPEDULI berkomitmen untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Melalui program Semarak Ramadan Berbagi BPKH, kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Ramadan dapat dirasakan oleh anak-anak yatim dan dhuafa, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ungkap Sidik.
Program ini tidak hanya memberikan bantuan secara langsung, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara BPKH, SOLOPEDULI, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan sosial melalui pemberian bantuan yang tepat sasaran.
dok.humas: Foto bersama anak-anak yatim dhuafa
Dengan semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BPKH dan SOLOPEDULI berharap program ini mampu menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menebar kebaikan dan menghadirkan manfaat bagi sesama.(snk)