Krisis Air Pascabanjir, SOLOPEDULI Bangun Sumur Bor Ke-18 Untuk Warga Aceh Tamiang

Krisis air bersih yang dialami masyarakat pascabanjir di Kota Lintang, Kecamatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang, mendorong SOLOPEDULI bersama Yayasan Adil Sejahtera (YASR) Peduli untuk kembali menghadirkan solusi nyata melalui pembangunan sumur bor. Pembangunan dimulai pada Jumat (8/5/2026), pembangunan sumur bor ke-18 resmi memasuki tahap pengeboran di Dusun Ar Raahim, Kota Lintang Atas, Aceh Tamiang.

Pembangunan sumur bor ini dikawal langsung oleh relawan SOLOPEDULI di Aceh Tamiang, Ibu Juni, yang turut mendampingi proses pelaksanaan di lapangan. Proses pengeboran dilaksanakan sejak 4–7 Mei 2026 dengan kedalaman mencapai 20 meter.

Wilayah Kota Lintang diketahui memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Setelah bencana banjir melanda Aceh Tamiang, masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih. Banyak sumur milik warga mengering, sementara layanan PDAM belum dapat beroperasi secara maksimal.

Bahkan, warga harus bersabar menunggu aliran air yang sangat kecil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam satu menit, air yang keluar hanya cukup untuk sekitar satu gayung, bahkan terkadang aliran sudah berhenti sebelum dua ember air berhasil terisi.

Kondisi tersebut tentu sangat menyulitkan masyarakat, terutama karena air bersih menjadi kebutuhan utama untuk mandi, mencuci, memasak, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya. Memasuki musim kemarau, kebutuhan akan sumber air bersih yang layak pun semakin mendesak.

Relawan SOLOPEDULI Aceh Tamiang, Ibu Juni, menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih yang memadai.

“Alhamdulillah, SOLOPEDULI bersama YASR terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami melihat langsung bagaimana warga sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Semoga sumur bor ini nantinya bisa menjadi solusi yang bermanfaat dan digunakan dalam jangka panjang,” ujar Ibu Juni.

Salah satu warga Dusun Ar Raahim, Bapak Rahmat, mengaku bersyukur atas bantuan pembangunan sumur bor tersebut. Menurutnya, warga sudah cukup lama mengalami kesulitan air bersih sejak banjir melanda wilayah mereka.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan sumur ini. Selama ini warga harus menunggu lama hanya untuk mendapatkan sedikit air. Semoga setelah sumur selesai, kebutuhan air masyarakat bisa tercukupi,” ungkapnya.

Melalui program pembangunan sumur bor pembangunan sumur bor ini, SOLOPEDULI berharap masyarakat di Kota Lintang dapat memperoleh akses air bersih yang lebih mudah, layak, dan berkelanjutan sehingga mampu menunjang kesehatan serta aktivitas sehari-hari masyarakat.