SOLOPEDULI berkolaborasi dengan Hotel Brothers Inn Solo Baru menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Senin (7/9/2026).
Bantuan air bersih tersebut disalurkan di dua wilayah, yakni Dusun Suruhan RT 04/RW 09 dan Dusun Kauman RT 03/RW 01. Sebanyak 22.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 90 kepala keluarga (KK).
Di Dusun Suruhan, SOLOPEDULI menyalurkan dua tangki air dengan total 14.000 liter untuk 60 KK. Sementara itu, sebanyak 8.000 liter air disalurkan di Dusun Kauman untuk memenuhi kebutuhan 30 KK.
Penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian SOLOPEDULI bersama Hotel Brothers Inn Solo Baru terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih akibat kekeringan. Kondisi tersebut membuat sebagian warga kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi, memasak, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
Salah seorang warga Dusun Kauman mengungkapkan bahwa kondisi pasokan air melalui jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) saat ini belum mencukupi kebutuhan warga. Pada sore hari, aliran air sangat kecil, bahkan mulai waktu Magrib air tidak lagi mengalir.
dok.humas: Warga Sukoharjo yang Mengambil Air Bersih dari Tangki SOLOPEDULI
“Untuk sementara, air minum kami membeli air galon. Kalau bantuan air ini, akan saya gunakan untuk memasak dan juga minum. Saya sudah mencobanya dan sangat senang sekali,” ujar warga penerima manfaat di Dusun Kauman.
Kondisi serupa juga dirasakan Yatmi, warga Dusun Suruhan. Ia mengatakan bahwa warga telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama sekitar satu setengah bulan.
“Senang sekali karena tidak punya air. Sebelumnya, kami hanya meminta air kepada tetangga. Kalau tidak ada bantuan air, kami bahkan tidak bisa mandi. Untuk mendapatkan air, kami juga harus membeli satu jeriken seharga Rp3.000 atau mengambil air dari sumur yang lokasinya cukup jauh,” ungkap Yatmi.
Menurut warga, kekeringan di wilayah tersebut telah berlangsung sekitar satu bulan. Sebelum terjadi kekeringan, sebagian besar rumah warga masih memiliki sumur yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, kondisi sumber air semakin menurun dalam beberapa tahun terakhir.
“Di sini hampir satu bulan mengalami kekeringan. Sebelum kekeringan, masing-masing rumah masih memiliki sumur dan airnya cukup. Namun, beberapa tahun terakhir kondisi semakin sulit. Lingkungan di sini juga dikelilingi persawahan yang banyak menggunakan sumur bor dalam sehingga sumur warga tidak lagi mengeluarkan air,” jelas warga setempat.
Keterbatasan sumber air tersebut membuat warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian warga mengambil air dari sumur yang berada cukup jauh, meminta air kepada tetangga, atau membeli air untuk kebutuhan rumah tangga.
Melalui penyaluran ini, SOLOPEDULI berharap bantuan air bersih dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama menghadapi kondisi kekeringan.
Tim SOLOPEDULI, Ivan yang terlibat dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari komitmen SOLOPEDULI untuk hadir membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.
Kolaborasi bersama Hotel Brothers Inn Solo Baru juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Dukungan dari mitra, donatur, dan masyarakat luas memungkinkan bantuan dapat disalurkan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan.
dok.humas: Tim SOLOPEDULI yang Menyalurkan Langsung ke Warga Terdampak Kekeringan
SOLOPEDULI akan terus berupaya merespons kebutuhan masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan, termasuk bantuan air bersih bagi wilayah yang mengalami kekeringan dan keterbatasan akses terhadap sumber air.
Semoga bantuan 22.000 liter AIR BERSIH ini memberikan manfaat bagi 90 KK di Dusun Suruhan dan Dusun Kauman, Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. SOLOPEDULI juga berharap kolaborasi kebaikan bersama Hotel Brothers Inn Solo Baru dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.(snk)