SOLOPEDULI menyalurkan zakat untuk pendidikan melalui program Beasiswa Orang Tua Asuh (OTA) guna membantu biaya pendidikan Rahma Fadilla Azzahro hingga berhasil menyelesaikan studi sarjananya dengan predikat cumlaude atau pujian. Mahasiswi Penerima Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi, Institut Pertanian (INTAN) Yogyakarta ini diwisuda pada Sabtu (17/10/2026).
Pencapaian tersebut menjadi salah satu wujud manfaat zakat yang dikelola SOLOPEDULI untuk mendukung keberlanjutan pendidikan generasi muda dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Di balik keberhasilan Rahma, terdapat perjuangan keluarga yang senantiasa berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Kedua orang tua Rahma mengabdikan diri di bidang pendidikan dengan mengelola yayasan pendidikan sederhana di lingkungan tempat tinggal mereka. Yayasan tersebut menyelenggarakan pendidikan anak usia dini (PAUD) serta kegiatan sekolah sore berupa Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA).
Dalam menjalankan kegiatan tersebut, yayasan memperoleh bantuan dari berbagai pihak. Namun, sebagian besar dana yang diterima digunakan untuk membayar gaji para guru. Kondisi ini membuat kedua orang tua Rahma terkadang tidak memperoleh bagian dari keuangan yayasan yang mereka kelola. Meski demikian, mereka tetap berusaha menjalankan kegiatan pendidikan sekaligus memenuhi kebutuhan keluarga.
Tanggung jawab ekonomi keluarga juga tidak ringan. Kedua orang tua Rahma masih membiayai pendidikan anak bungsu mereka yang duduk di kelas V sekolah dasar. Selain itu, mereka turut membantu memenuhi kebutuhan kakak Rahma beserta anaknya setelah kakak ipar Rahma meninggal dunia ketika usia pernikahannya masih relatif muda. Keponakan Rahma kini menjadi anak yatim yang juga membutuhkan perhatian dan dukungan keluarga.
Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, Rahma tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dukungan biaya pendidikan dari SOLOPEDULI yang bersumber dari zakat menjadi salah satu bentuk kepedulian yang membantu meringankan beban keluarga. Melalui bantuan tersebut, Rahma dapat menjalani perkuliahan dengan dukungan yang lebih baik hingga menyelesaikan studinya.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, Rahma juga aktif mengembangkan kemampuan melalui organisasi kemahasiswaan. Ia pernah mengemban amanah sebagai Bendahara Umum Himpunan Mahasiswa Agroteknologi, Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Unit Kegiatan Islam Al Hikmah, serta Pimpinan Umum UKM Pers Mahasiswa. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam prosesnya mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab.
Dalam perjalanan akademiknya, Rahma menghadapi sejumlah tantangan, terutama saat melaksanakan penelitian. Mulai dari persiapan, pengamatan, hingga pengolahan hasil penelitian, setiap tahapan membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan ketekunan. Meski proses yang dijalani tidak selalu sesuai harapan, Rahma berusaha tetap semangat hingga berhasil menuntaskan pendidikannya.
Bagi Rahma, kelulusan bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan juga buah dari perjuangan panjang, doa orang tua, dan dukungan orang-orang yang telah membantunya. Ia mengungkapkan rasa syukur karena dapat menyelesaikan pendidikan tinggi di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.
dok.humas: Rahma Fadilla Azzahro
“Arti kelulusan bagi saya bukan hanya mendapatkan gelar, tetapi juga menjadi bukti perjuangan, doa, dan dukungan dari orang-orang yang menyayangi saya. Saya bersyukur akhirnya bisa menyelesaikan satu tahap penting dalam kehidupan. Semoga kelulusan ini menjadi kebahagiaan dan kebanggaan bagi keluarga saya,” ungkap Rahma.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Rahma berharap dapat mengembangkan ilmu yang telah diperolehnya selama kuliah. Ia ingin mendapatkan pekerjaan yang baik, membanggakan kedua orang tuanya, serta mengamalkan ilmunya agar bermanfaat bagi orang lain dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Rahma juga menyampaikan terima kasih kepada SOLOPEDULI dan para donatur yang telah memberikan dukungan melalui program zakat untuk pendidikan. Baginya, bantuan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan menyelesaikan studi dan meraih gelar sarjana.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan SOLOPEDULI atas bantuan serta kepercayaan yang telah diberikan kepada saya. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda, memberikan kesehatan dan kelapangan rezeki, serta menjadikan program ini terus membantu lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan,” tuturnya.
Kisah Rahma menunjukkan bahwa zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga dapat menjadi dukungan nyata bagi keberlanjutan pendidikan dan masa depan generasi muda. Melalui program Beasiswa Orang Tua Asuh, SOLOPEDULI terus berupaya menyalurkan manfaat zakat untuk membantu mahasiswa dari keluarga prasejahtera menyelesaikan pendidikan, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Mari tunaikan zakat untuk pendidikan melalui SOLOPEDULI. Dukungan yang diberikan dapat menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa dalam meraih gelar, membahagiakan keluarga, dan memanfaatkan ilmunya untuk masyarakat. Bersama, kita hadirkan kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi generasi penerus bangsa.(snk)