Menghadapi kekeringan yang telah berlangsung selama kurang lebih enam bulan, masyarakat Dusun Repaking dan Dusun Gunungsari, Desa Dukuh, Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali, menerima bantuan 16.000 liter air bersih dari SOLOPEDULI bersama Bumi Sinar Permai (BSP) 1 Boyolali. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026) untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi 55 kepala keluarga (KK) atau sekitar 220 jiwa.
Bantuan air bersih tersebut disalurkan ke dua dusun yang mengalami keterbatasan sumber air akibat musim kemarau. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, minum, hingga keperluan rumah tangga lainnya.
Kekeringan yang berkepanjangan membuat warga harus berupaya lebih keras untuk mendapatkan air bersih. Sumber air yang biasa dimanfaatkan masyarakat mulai berkurang sehingga ketersediaannya tidak lagi mencukupi kebutuhan seluruh warga. Kondisi ini mengharuskan masyarakat menghemat penggunaan air dan mencari alternatif sumber air untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
dok.humas: Warga Wonosamudro Mengambil Air Bersih Menggunakan Galon dan Jeriken
Salah satu penerima manfaat, Puniati, warga Dusun Gunungsari, Desa Dukuh, mengungkapkan bahwa kekeringan telah dirasakan warga selama kurang lebih enam bulan. Menurutnya, mendapatkan air bersih kini menjadi tantangan tersendiri, bahkan untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak.
Ia menceritakan bahwa selama sumber air masih tersedia, warga mengandalkan sendang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, karena debit air terbatas dan banyak warga yang membutuhkan, mereka harus mengantre hingga berjam-jam untuk mendapatkan air. Dalam kondisi tertentu, warga juga menunggu bantuan atau donasi air bersih agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi.
“Pun panjang eg mas sekitar enam bulanan, toya angel susah pokoke iki, ngangsune angel e mas saiki sendang e, enten senang e ning senang e antri akeh, berjam jam, pokok e ngentosi donasine lek enten lewat, donasi air ngenten niki sangat membantu, memerlukan kepentingan pokok e sehari hari, ngge damel masak, minum, pokoke kebutuhan sehari hari,” ungkap Puniati
dok.humas: Warga Wonosamudra, Boyolali Mengambil Air Bersih dari SOLOPEDULI dan BSP 1 Boyolali
Bagi warga yang mengalami keterbatasan akses air bersih, bantuan tersebut bukan sekadar pasokan air, melainkan juga dukungan untuk menjaga keberlangsungan aktivitas keluarga. Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang tidak dapat ditunda, terutama untuk konsumsi dan kebersihan sehari-hari.
Perwakilan Bumi Sinar Permai (BSP) 1 Boyolali menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Melalui kolaborasi bersama SOLOPEDULI, pihaknya berharap air bersih yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga di Dusun Repaking dan Dusun Gunungsari.
“Kami dari Bumi Sinar Permai Karanggeneng Boyolali bersama SOLOPEDULI menyampaikan dan menyalurkan air bersih kepada masyarakat repaking wonosegoro. harapannya supaya warga di sini bisa membermanfaatkan air bersih yang kami salurkan,” ujar salah satu anggota Bumi Sinar Permai (BSP) 1 Boyolali.
Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara lembaga sosial dan mitra kebaikan dalam merespons kebutuhan masyarakat. Melalui kerja sama berbagai pihak, bantuan kemanusiaan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.
SOLOPEDULI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bumi Sinar Permai (BSP) 1 Boyolali atas kepedulian, dukungan, serta kepercayaan yang diberikan dalam program penyaluran air bersih ini. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui penyaluran 16.000 liter air bersih ini, SOLOPEDULI berharap kebutuhan dasar 220 jiwa penerima manfaat dapat terbantu dan beban masyarakat dalam menghadapi musim kemarau dapat berkurang. Semoga kolaborasi kebaikan bersama Bumi Sinar Permai terus terjalin dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Setiap liter air yang disalurkan diharapkan menjadi amal jariyah serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi.(snk)