Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa malam (14/04/2026) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo. Menyikapi kondisi tersebut, SOLOPEDULI bergerak cepat menyalurkan bantuan tahap kedua kepada warga terdampak pada Rabu siang (15/04/2026) di sejumlah titik yang terdampak parah.
Kegiatan bertajuk Aksi Siaga Bencana ini dikawal langsung oleh Chief Program Officer SOLOPEDULI, Megawati Nurjannah, bersama tim di lapangan.
dok.humas: Penyaluran Bantuan Logistik di Wilayah Kwarasan, Grogol, Sukoharjo oleh Tim SOLOPEDULI
Bantuan disalurkan di empat titik terdampak, yaitu:
1. Kwarasan, Grogol (RT 01–04/RW 07) sebanyak 250 KK
2. Tangkil Baru, Manang (RT 01/RW 09) sebanyak 57 KK
3. Mantung, Sanggrahan, Grogol sebanyak 90 KK
4. Sanggrahan (RT 01/RW 15) sebanyak 70 KK
Adapun bantuan yang diberikan berupa paket makanan siap saji seperti abon dan mi instan, yang menjadi kebutuhan mendesak bagi warga.
Berdasarkan keterangan warga, banjir mulai muncul sekitar pukul 22.00 WIB dan masuk ke rumah warga pada pukul 01.00 dini hari. Air datang secara bertahap, dimulai dari jalan, kemudian mengalir ke gang-gang hingga akhirnya masuk ke dalam rumah. Meskipun sudah terdapat tanggul, debit air yang tinggi menyebabkan air tetap meluap.
Ketinggian air di beberapa lokasi mencapai selutut orang dewasa, bahkan di wilayah Mantung arus air terpantau cukup deras. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total, terutama karena banjir terjadi saat malam hari ketika warga sedang beristirahat.
dok.humas: Tim SOLOPEDULI Terjun ke 4 Titik Banjir di Wilayah Terdampak Banjir Parah di Sukoharjo
Ketua RT 01/RW 09 Tangkil Baru, Joko Purnomo, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada SOLOPEDULI dan para donatur.
“Kami dari dua wilayah (bersama dengan Ketua RT 01/RW 15 Sanggrahan) yang sama-sama terdampak banjir pada tahun 2026 ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SOLOPEDULI dan para donatur. Semoga menjadi amal saleh bagi panjenengan semua. Mohon maaf, kami masih dalam suasana duka sehingga belum bisa banyak menyampaikan,” ungkapnya penuh haru.
Selain menyalurkan bantuan logistik, SOLOPEDULI juga mendirikan dapur umum dibantu oleh ibu-ibu warga di wilayah Mantung, Sanggrahan, Grogol guna memastikan kebutuhan makanan warga tetap terpenuhi selama masa darurat.
dok.humas: Penyaluran Logistik dan Pendirian Dapur Umum di Wilayah Mantung, Sanggrahan, Grogol
Saat tim tiba di lokasi, kebutuhan utama warga adalah makanan siap saji, mengingat mereka tidak sempat memasak ataupun membeli bahan makanan akibat genangan air yang cukup tinggi dan arus yang deras.
Saat ini, selain makanan, kebutuhan mendesak lainnya meliputi perlengkapan dasar dan air bersih. Warga berharap banjir ini menjadi yang terakhir dan tidak kembali terjadi di masa mendatang.
Melalui aksi cepat tanggap ini, SOLOPEDULI kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan bantuan kemanusiaan secara sigap dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.(snk)