Rumah Rata Dengan Tanah, SOLOPEDULI Hadir Bawa Bantuan Untuk Warga Nagekeo NTT

Hampir sebulan setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026, masyarakat di sejumlah wilayah terdampak masih menghadapi berbagai kesulitan. Gempa susulan masih terjadi, sebagian rumah warga mengalami kerusakan hingga rata dengan tanah, sementara aktivitas dan mata pencaharian masyarakat belum sepenuhnya kembali normal.

Di tengah kondisi tersebut, SOLOPEDULI bersama dengan para donatur kembali menyalurkan bantuan untuk meringankan beban para penyintas gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Penyaluran bantuan dilakukan pada Rabu (9/9/2026) oleh Relawan SOLOPEDULI, Nafriqal Ijdan Ninong, di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa.

Bantuan untuk penyintas gempa NTT tersebut merupakan amanah dari sejumlah donatur, di antaranya SD Al Islam 3 Gebang, D’Vastu, Yayasan Amal Fatimah Al Hadi Peduli, serta para donatur individu yang turut menitipkan kepeduliannya melalui SOLOPEDULI.

dok.humas: Penyaluran Bantuan Logistik untuk Warga yang Terdampak Gempa NTT

Sebanyak 60 warga terdampak menerima paket bantuan logistik berupa kebutuhan pokok. Setiap paket berisi beras, abon, minyak goreng, mi instan, telur, gula, teh, susu, dan garam.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Relawan SOLOPEDULI kepada warga, baik di rumah maupun di lokasi pengungsian. Sebagian bantuan juga ditempatkan di dapur umum desa untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat yang masih bertahan di tengah kondisi pascabencana.

Antusiasme warga terlihat saat bantuan logistik tiba. Bagi masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akibat rumah yang rusak dan belum dapat bekerja seperti biasa, bantuan kebutuhan pokok menjadi sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah satu warga penerima bantuan (anonim) mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian yang diberikan SOLOPEDULI. Menurutnya, bantuan kebutuhan pokok tersebut sangat membantu warga yang hingga kini masih menghadapi dampak gempa dan belum dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

“Terima kasih kepada SOLOPEDULI dan para donatur yang sudah memberikan bantuan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam kondisi seperti sekarang. Rumah kami rusak dan kami masih sering merasakan gempa susulan. Semoga kebaikan ini dibalas dengan keberkahan dan menjadi amal bagi semua yang telah membantu,” ungkapnya.

Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan SOLOPEDULI dalam mendampingi masyarakat terdampak gempa NTT. Sebelumnya, SOLOPEDULI juga telah melakukan penyaluran bantuan di sejumlah titik terdampak. Penyaluran pada 9 September 2026 ini merupakan tahap ketiga bantuan SOLOPEDULI bagi para penyintas gempa di wilayah NTT.

Chief Program Officer SOLOPEDULI, Megawati Nurjanah, menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mempercayakan amanahnya kepada SOLOPEDULI untuk disampaikan kepada masyarakat terdampak.

“Penyaluran ini merupakan tahap ketiga yang dilakukan SOLOPEDULI untuk membantu para penyintas gempa NTT. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menitipkan amanah dan kepeduliannya melalui SOLOPEDULI. Insyaallah, amanah tersebut akan kami sampaikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Megawati.

Berdasarkan keterangan dari relawan SOLOPEDULI, Nafriqal, kondisi masyarakat terdampak hingga kini masih membutuhkan perhatian. Selain menghadapi kerusakan rumah, warga juga masih harus beradaptasi dengan situasi pascagempa yang belum sepenuhnya pulih.

“Bantuan yang kami salurkan mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga dan sedikit meringankan beban mereka. Kami juga ingin memastikan bahwa para penyintas tidak merasa berjalan sendirian dalam menghadapi masa sulit ini,” ujarnya.

dok.humas: Bantuan Logistik Sembako yang di Paketi untuk Warga Terdampak Gempa NTT

SOLOPEDULI berharap dukungan dari para donatur dan masyarakat dapat terus mengalir sehingga pendampingan bagi para penyintas dapat dilakukan secara berkelanjutan. Sebab, pemulihan pascabencana tidak hanya membutuhkan bantuan pada masa tanggap darurat, tetapi juga kepedulian dan dukungan dalam proses masyarakat kembali bangkit.

Dari kepedulian, lahir kekuatan. Dari uluran tangan bersama, tumbuh harapan bagi saudara-saudara yang sedang bangkit dari musibah. Mari Bersama SOLOPEDULI lanjutkan kebaikan untuk saudara-saudara kita di NTT.(snk)